
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Abdullah Azwar Anas.
JawaPos.com–Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Abdullah Azwar Anas meminta kepada Pemerintah Kabupaten Buleleng menerapkan digital leadership. Kepemimpinan digital menjadi hal penting dalam mereformasi tata kelola pemerintahan.
Menurut mantan Bupati Banyuwangi itu, kepemimpinan digital mampu menyelesaikan berbagai macam persoalan. ”Dengan pelayanan digital, masyarakat yang jauh dari pusat layanan publik bisa mengaksesnya dengan mudah,” ujar Menteri Anas saat acara Sapa ASN di Kabupaten Buleleng, Senin (20/5).
Digital leadership perlu dimiliki setiap pemimpin. Hal itu berkaitan dengan percepatan transformasi digital meliputi aspek digital structure, digital competence, dan digital culture yang sedang digagas pemerintah.
”Ini penting dalam memperbaiki tata kelola pemerintahan kita,” kata Anas.
Menurut dia, Presiden Joko Widodo telah meneken Perpres No. 82/2023 tentang Percepatan Transformasi Digital dan Keterpaduan Layanan Digital Nasional. Di dalamnya mengatur soal percepatan integrasi 9 layanan prioritas dan pembentukan GovTech Indonesia.
”Melalui percepatan ini ke depannya masyarakat akan meng-input sekali saja dalam portal nasional layanan publik karena akan disatukan sehingga tidak lagi bertumpuk,” ungkap Abdullah Azwar Anas, mantan Kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) tersebut.
Saat ini, terdapat 9 Layanan prioritas yang menjadi fokus transformasi digital ke depan yang akan dikolaborasikan bersama Govtech Indonesia. Layanan-layanan tersebut akan terpadu dalam satu portal yang berbasis citizen centric yang mengakomodasi kebutuhan masyarakat.
Sembilan layanan tersebut meliputi pendidikan, kesehatan, layanan bantuan sosial, layanan kepolisian, administrasi kependudukan, layanan transaksi keuangan negara, administrasi pemerintahan, pertukaran data, serta portal layanan publik.
Anas mencontohkan sejumlah pengalaman transformasi digital pelayanan publik di banyak negara. Di Inggris, misalnya, dari sebelumnya ada 1.000 aplikasi kini telah diintegrasikan ke 75 aplikasi.
”Juga ada 2.000 layanan berbasis web di Inggris yang kemudian diintegrasikan ke dalam satu portal pelayanan publik. Indonesia pada trek yang tepat menuju arah tersebut,” ucap Abdullah Azwar Anas.
Dalam kesempatan tersebut Anas juga mengapresiasi capaian Indeks Reformasi Birokrasi Kabupaten Buleleng dari tahun ke tahun. Pada 2023 Kabupaten Buleleng berhasil meraih indeks A dengan predikat memuaskan.
Sementara Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) Kabupaten Buleleng dari tahun ke tahun, pada 2023 Kabupaten Buleleng berhasil meraih indeks B dengan predikat baik.
”Kami mengajak Pak Bupati dan seluruh perangkat pemerintah di Buleleng ini, ayo kita semangat membenahi birokrasi di Kabupaten Buleleng. Kolaborasi lintas sektor yang tepat diperlukan untuk menghapus silo demi terwujudnya layanan digital nasional yang terpadu,” tambah Abdullah Azwar Anas.
Sementara itu, Pj Bupati Buleleng Ketut Lihadnyana menyampaikan kesiapannya untuk menerapkan reformasi birokrasi berdampak di wilayahnya. Bersama dengan jajaran berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat dengan peningkatan kualitas layanan dan kualitas SDM.
Menurut dia, transformasi digital melalui Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) dapat mempermudah tata kelola pemerintahan di Kabupaten Buleleng. Sistem digital juga mendorong ASN Buleleng bekerja secara efektif, efisien, dan produktif, serta tak menutup mata terhadap perkembangan digital.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
