
Kondisi jalan tol ruas Brebes-Semarang, Jawa Tengah kilometer 281- kilometer 288 yang gelap tanpa lampu penerangan jalan, Minggu (7/4) malam. (M Riezko Bima Elko Prasetyo/Antara)
JawaPos.com – Suasana di Jalan Tol Trans Jawa ruas Brebes-Semarang, Jawa Tengah yang gelap tanpa lampu penerangan pada sejumlah lokasi membuat para pemudik lebaran diimbau untuk meningkatkan kewaspadaannya.
Dilansir dari Antara, berdasarkan pantauan pada Minggu (7/4) malam, suasana gelap tanpa sinar penerangan lampu itu didapati sesaat setelah melintas masuk melewati Gerbang Tol (GT) Brebes Timur hingga kilometer 277.
Lalu, saat melintas mulai dari kilometer 281-kilometer 282 dan kilometer 288 hingga seterusnya sampai pintu ke luar Gerbang Tol Kalikangkung, Semarang, suasana gelap gulita akan kembali terjadi.
Terlihat hanya sinar pantulan ‘mata kucing’ marka jalan yang jadi pemandu utama para pemudik. Sementara lampu penerang jalan banyak ditemui di sejumlah kawasan rest area maupun gerbang tol yang ada di sepanjang jalan tol Trans Jawa ruas Brebes-Semarang tersebut.
Salah satu pemudik asal Bandung, Agus, 46, mengaku bahwa dia beberapa kali dikejutkan dengan kendaraan di depan yang berhenti ataupun memperlambat laju secara tiba-tiba.
Hal itu terjadi karena dengan kondisi tersebut, jarak pandang ke mobil di depan menjadi terbatas sehingga membuat para sopir harus benar-benar menjaga konsentrasi.
“Ya kalau mobil itu stop lamp-nya menyala kita bisa lihat, tak sedikit lampu belakangnya mati, kalo enggak hati-hati betul bisa ketabrak,” ungkapnya.
Walau demikian, Agus menyatakan perjalanannya melintasi jalan tol Trans Jawa via GT Brebes Timur berlangsung lancar seiring diberlakukan nya sistem satu arah atau one way.
Selain itu, banyaknya petugas kepolisian bersama jasa marga yang bersiaga di bahu-bahu jalan tol membuat perjalanan terasa aman.
Di sisi lain, Kepala Posko Pengamanan Terpadu Kalikangkung, AKP Sujid mengatakan bahwa pihaknya telah mengantisipasi terkait kondisi sejumlah ruas jalan yang tidak memiliki lampu penerangan jalan itu dengan menyiagakan petugas tim penyisir dari kepolisian dan jasa marga.
Tim penyisir tersebut akan memandu atau menolong dan memindahkan kendaraan yang mengalami kendala sesegera mungkin ke bahu jalan sehingga tidak mengganggu kelancaran arus lalu lintas.
“Semua potensi yang ada sejauh ini sudah diantisipasi secara maksimal, apalagi saat ini diberlakukan one way,” katanya.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
12 Rekomendasi Mall Terbaik di Tangerang 2026: Destinasi Belanja, Kuliner & Lifestyle Favorit
Update Klasemen Usai MotoGP Catalunya 2026: Jorge Martin Gigit Jari, Bezzecchi Masih Tak Tersentuh
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Catalunya 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama Start P20
