
Pernyataan BAZNAS RI./Sumber Foto: Instagram/@baznasindonesia
JawaPos.com - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI merilis statement resmi menyatakan sikap tidak akan lagi menerima donasi dari McDonalds Indonesia, Kamis (4/4).
Donasi tersebut adalah bantuan untuk masyarakat Gaza, Palestina, dan bantuan kepada mustahik dalam program lainnya.
Melalui website resminya, BAZNAS menyatakan hal tersebut dilakukan atas masukan, kritik, dan penolakan masyarakat.
“Dengan memperhatikan secara seksama atas kritik dan penolakan dari berbagai elemen masyarakat atas bantuan yang diterima oleh BAZNAS dari McDonalds untuk Palestina, maka BAZNAS memutuskan mengambil langkah ini,” ujar Deputi I BAZNAS RI Bidang Pengumpulan, M. Arifin Purwakananta dalam pernyataan resmi tersebut.
BAZNAS melanjutkan bahwa mereka menyampaikan terima kasih atas perhatian dan kecintaan para muzaki dan masyarakat pada BAZNAS dan memohon maaf atas kekhawatiran masyarakat.
Kritik dari masyarakat yang menyebabkan BAZNAS tidak lagi menerima donasi dari McDonalds Indonesia disebabkan oleh boikot yang dilakukan secara global termasuk di Indonesia.
Hal tersebut dipicu oleh tindakan McDonald’s Israel yang terang-terangan mendukung genosida yang dilakukan oleh IDF terhadap warga Palestina.
Pada Februari 2024, CEO McDonalds pun mengakui boikot yang terjadi secara global ini berdampak buruk pada bisnis mereka.
Penurunan penjualan khususnya terjadi di sebagian besar negara Timur Tengah serta Asia, terutama Indonesia dan Malaysia.
Pernyataan BAZNAS tersebut kemudian juga dibagikan di media sosial X dan mendapatkan banyak komentar dari warganet.
Kebanyakan dari mereka mengkritik BAZNAS yang tidak menyadari boikot besar-besaran yang sedang terjadi terhadap McDonalds.
“Dari Oktober, sadarnya baru Maret.. sesusah itu ngerubah mindset para boomers,” kata akun X @aderizkia_97.
“Ok tapi kek tetep aja aneh sekelas badan nasional gak aware sama boikot.... apalagi boikot McD????” tulis akun @nuwuyowo.
“Bagus, mending ada list merk/perusahaan mana aja yang berafiliasi sama Israel, jadi masalah ini tidak terulang lagi,” tutur @doktermakanmie.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
