
Langit mendung di Kota Kediri (Radar Kediri/Jawa Pos Group)
JawaPos.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan bahwa hujan deras yang disertai angin kencang masih berpotensi terjadi di wilayah Kediri Raya.
Perkiraan yang disampaikan BMKG, cuaca ekstrem akan terjadi sampai pertengahan bulan Februari 2024.
Forecaster BMKG Stasiun Geofisika Sawahan, Nganjuk Setiyaris menuturkan, “Ada pertemuan antara massa udara dari utara dan selatan yang memanjang dari barat hingga ke timur. Ini berpotensi untuk membentuk awan-awan hujan," dikutip dari Radar Kediri (Jawa Pos Group).
Setiyaris juga mengimbuhkan bahwa peluang hujan di Kediri Raya sangat besar hingga satu minggu ke depan.
Namun, hujan lebat dan angin kencang ini diprediksi tidak hanya di Kota Kediri dan sekitarnya saja. Tetapi, juga menjadi ancaman bagi seluruh wilayah Pulau Jawa.
Apalagi, perkiraan puncak musim penghujan akan jatuh pada bulan Februari mendatang.
“Selain itu karena kita juga menuju ke puncak musim penghujan yang diperkirakan jatuh pada Februari,” katanya.
Dia menjelaskan fenomena hujan ini disebabkan oleh awan konvektif yang lebih mendominasi.
Awan ini juga memicu terjadinya bencana hidrometeorologi. Misalnya, angin kencang, puting beliung, dan petir.
Pihaknya juga mengatakan jika hujan deras dalam waktu singkat kemungkinan juga bakal sering terjadi. Berupa hujan yang pertama turun di musim hujan setelah beberapa hari tidak terjadi hujan.
“Itu perlu diwaspadai. Hujan yang turun pertama nanti biasanya akan disertai angin kencang dan petir,” jelasnya.
Karenanya, dia mewanti-wanti masyarakat untuk selalu waspada dalam ancaman cuaca ekstrem ini.
Terutama, masyarakat juga perlu mengenali lingkungan tempat tinggalnya. Hal ini supaya masyarakat dapat memperkirakan peluang terjadinya bencana hidrometeorologi.
“Apakah di sekitar kita langganan banjir atau rawan bencana karena berada di dataran tinggi. Itu perlu diwaspadai,” pungkasnya.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
