
Capres nomor urut satu Anies Baswedan, capres nomor urut dua Prabowo Subianto dan capres nomor urut tiga Ganjar Pranowo beradu gagasan dalam debat ketiga Pilpres 2024 di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (7/1/2024).
JawaPos.com – Tiga calon presiden (capres), yakni Anies Baswedan, Prabowo Subianto, dan Ganjar Pranowo, kembali bertemu dalam panggung debat. Pada debat ketiga di Istora Senayan tadi malam (7/1), mereka beradu argumen tentang pengadaan alutsista bekas hingga proyek food estate.
Seperti debat sebelumnya, para capres menyampaikan visi-misi sesuai dengan tema debat. Kali ini topik yang diangkat adalah pertahanan, keamanan, hubungan internasional, dan geopolitik.
Dalam kesempatan itu, Anies-Muhaimin mengenakan kemeja putih yang dipadu dengan jas dan celana hitam. Prabowo-Gibran memakai kemeja biru dan celana hitam. Ganjar-Mahfud kompak mengenakan jaket bomber warna army ala film Top Gun dan celana krem serta memakai sepatu outdoor ala militer.
Ganjar menuturkan, Indonesia juga akan terus mendorong dan membebaskan semua bangsa tanpa intervensi. Pihaknya tetap berkomitmen mendukung Palestina untuk merdeka. Semua penjajahan di muka bumi harus dihapuskan.
Indonesia juga harus siap masuk pada pertahanan 5.0, yaitu menyiapkan teknologi sakti, rudal hipersonik, sensor kuantum, senjata cyber, dan senjata otonom. Menurut Ganjar, hal tersebut bisa dilakukan jika anggaran pertahanan mencapai 1–2 persen dari PDB.
Ganjar juga memberikan perhatian terhadap keamanan, terorisme, narkoba, dan judi online. Menurut dia, diperlukan pengembangan sumber daya manusia (SDM) cyber dan reformasi kepolisian. ”Inilah yang akan kami lakukan,” ujar Ganjar.
Sementara itu, Anies menyampaikan, dirinya berjanji mengembalikan posisi Indonesia menjadi pelaku utama di konstelasi global. Indonesia tidak hanya hadir menjadi penonton, tetapi juga menjadi penentu arah perdamaian dan kemakmuran bagi seluruh bangsa, baik di level global maupun regional.
Dia mengungkapkan, anggaran Rp 700 triliun Kemenhan justru tidak dimanfaatkan untuk mengatasi persoalan itu. Anggaran malah digunakan untuk membeli alutsista bekas. Padahal, di saat bersamaan, separo prajurit TNI belum memiliki rumah dinas. ”Sementara, ada menteri yang mempunyai 340 hektare tanah,” ungkapnya.
Dia juga menyoroti proyek food estate singkong. Menurut dia, proyek itu menguntungkan kroni, merusak lingkungan, dan tidak menghasilkan. Dia menegaskan, Indonesia membutuhkan pemimpin yang menjunjung tinggi etika.
Setelah Anies, giliran Prabowo yang menyampaikan paparan. Dia menjelaskan, pertahanan, keamanan, globalisasi, dan geopolitik merupakan tema yang sangat penting. Menurut dia, fungsi negara adalah melindungi rakyat atau fungsi pertahanan. Untuk menjadi negara makmur, sejahtera, rakyat hidup layak, Indonesia harus menjaga dan mengelola kekayaan Indonesia.
Soal politik luar negeri, pihaknya akan menjalankan politik tetangga baik sehingga harus mempunyai pertahanan yang kuat. Dia yakin, dengan pertahanan yang kuat, Indonesia akan dihormati. ”Tanpa kekuatan militer, kita akan dijajah. Kita harus kuat,” tegasnya.
Segmen berikutnya adalah tanya jawab. Moderator membacakan pertanyaan yang sudah disusun para panelis. Pertanyaan pertama ditujukan kepada Anies. Dia ditanya tentang upaya mendapatkan akses teknologi guna memperkuat pertahanan Indonesia.
Sebelum menjawab, Anies mengklarifikasi data soal kepemilikan lahan. Menurut dia, luas lahan yang dimiliki menteri itu bukan 340 hektare, melainkan 340 ribu hektare. ”Kalau 340 hektare itu angkanya terlalu kecil,” katanya.
Prabowo langsung menyela dan membantah data tersebut. ”Itu pun salah, itu pun salah. Mas Anies, jangan sampaikan data yang salah,” ujar Prabowo.

Prediksi Skor Tanjung Verde vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: Misi Blue Sharks Pulangkan Green Falcons
Prediksi Skor Mesir vs Iran di Piala Dunia 2026: The Pharaohs Selangkah Lagi ke 32 Besar Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Selandia Baru vs Belgia di Piala Dunia 2026: Pembuktian Romelu Lukaku Belum Habis!
Prediksi Skor Uruguay vs Spanyol di Piala Dunia 2026: La Roja Tak Ingin Tersandung, La Celeste Wajib Menang
Prediksi Skor Aljazair vs Austria di Piala Dunia 2026: Tiket 32 Besar Dipertaruhkan, Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Kroasia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Duel Penentu Tiket 32 Besar, Hasil Imbang Skenario Paling Masuk Akal
Prediksi Skor RD Kongo vs Uzbekistan di Piala Dunia 2026: Duel Sengit di Laga Terakhir Fase Grup
Prediksi Skor Senegal vs Irak di Piala Dunia 2026: Sadio Mane Jadi Kunci Kalahkan Singa Mesopotamia
Prediksi Afrika Selatan vs Kanada di 32 Besar Piala Dunia 2026: Bafana Bafana Ukir Sejarah!
Prediksi Skor Panama vs Inggris: Three Lions Sedang Tak Ideal, Harry Kane Ingin Kembali ke Jalur Gol
