Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 5 Januari 2024 | 18.35 WIB

Alokasi Pupuk Subsidi di Gresik Turun Drastis, Tahun Lalu 26 Ribu Ton Urea, Tahun Ini Rp 16 Ribu Ton

GRAFIS - Image

GRAFIS

JawaPos.com – Alokasi pupuk subsidi tahun ini di Kabupaten Gresik menurun drastis jika dibandingkan dengan tahun lalu. Padahal, di Kota Pudak terdapat pabrik pupuk besar.

Sebetulnya Dinas Pertanian (Dispertan) Gresik telah mengajukan rencana definitif kebutuhan kelompok (RDKK) cukup banyak. Kebutuhan pupuk yang diusulkan dispertan meliputi 31.712 ton pupuk urea dan 35.809 ton jenis NPK.

Namun, alokasi yang diterima para petani di Gresik jauh dari harapan. Tahun ini petani di Gresik hanya mendapatkan alokasi pupuk 9.726 ton untuk NPK dan 16.129 ton urea. Alokasi ini jelas menurun jika dibandingkan pada 2023. Ketika itu masih ada 26.083 ton urea dan 13.377 ton NPK.

”Jelas tidak cukup. Tahun lalu saja alokasi pupuk segitu tidak mencukupi kebutuhan petani. Apalagi tahun ini berkurang lagi,” tegas Sekretaris Dispertan Gresik Baktiar Gunawan.

Menurut dia, alokasi pupuk subsidi pada 2023 juga sudah menurun bila dibandingkan pada 2022. Ditambah lagi, alokasi 2024 berkurang dari 2023. ”Ini petani kami arahkan agar ditambah dengan organik. Tapi, tetap saja pupuk subsidi dibutuhkan,” ujarnya.

Alokasi pupuk subsidi tahun ini jelas tidak mencukupi kebutuhan petani dengan lahan produktif yang ada di Gresik. Peningkatan hasil panen sangat sulit dicapai.

”Informasinya, pada triwulan kedua nanti ditambah. Tapi, belum tahu juga kepastiannya seperti apa. Mudah-mudahan mencukupi,” tuturnya.

Meski Kabupaten Gresik menjadi ring 1 produsen pupuk, kondisi itu tidak berpengaruh pada prioritas pemberian subsidi. Yang terjadi malah sebaliknya. Petani sulit mencari pupuk.

Tahun lalu realisasi pupuk subsidi di Kota Pudak tidak mencapai 100 persen dari yang diusulkan. Dari jumlah pupuk urea yang diusulkan, hanya 88 persen yang direalisasikan pemerintah pusat. Untuk NPK, hanya 41 persen yang terealisasi dari yang diusulkan.

”Saat ini telah memasuki musim tanam. Kami dorong petani agar menambah organik,” tandasnya. (son/c14/diq)

ALOKASI PUPUK

2023

NPK: 13.377 ton

Urea: 26.083 ton

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore