
Tangkapan layar Panglima TNI Jenderal TNI Andika Perkasa. Muhammad Zulfikar/Antara
JawaPos.com - Panglima TNI Jenderal TNI Andika Perkasa membeberkan adanya perubahan strategi dalam penanganan persoalan di Papua dan Papua Barat untuk jangka panjang. Hal tersebut mesti dilakukan karena dinamika di Bumi Cenderawasih tersebut penyelesaiannya akan panjang.
"Secara umum ada beberapa perubahan yang saya lakukan dalam rangka untuk menghadapi dinamika, saya mengatakan dinamika permasalahan di sana secara jangka panjang," ujar Andika di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (24/1).
Andika juga mengatakan, perubahan yang dilakukannya adalah mengembalikan operasi-operasi yang ada di Papua dan Papua Barat menjadi bagian dari tugas satuan organik.
"Ada beberapa yang kami lakukan untuk menghadapi dinamika permasalah di sana secara jangka panjang dengan kembalikan tugas atau operasi di Papua dan Papua Barat menjadi bagian sebagai tugas satuan organik seperti tugas di provinsi dan pulau lain," katanya.
Dia menjelaskan, persoalan di Papua dan Papua Barat merupakan sesuatu yang berhubungan dengan pemikiran yang dinamis sehingga harus dihadapi dengan strategi yang berkelanjutan dalam jangka panjang.
Lebih lanjut Andika berujar, pihaknya juga melakukan penambahan prajurit TNI di delapan titik di wilayah Papua dan Papua Barat. Delapan titik prajurit TNI yang ditugaskan berdasarkan pada kebutuhan.
"Di Papua itu secara umum ada delapan tambahan titik yang memang saat ini kalau dilihat dari kebutuhan masih kurang banyak. Delapan titik itu penting karena kemampuan kami dengan menghadirkan satuan tugas," ungkapnya.
Delapan titik itu menurut Andika adalah, pertama, Satgas Kodim Paniai meliputi Kabupaten Paniai, Kabupaten Degoyai, Kabupaten Waropen, kedua, Satgas Kodim Intan Jaya, Ketiga Satgas Kodim Puncak.
Keempat Satgas Kodim Lani Jaya meliputi Kabupaten Lani Jaya dan Kabupaten Tolikara, kelima, Satgas Kodim Yalimo meliputi Kabupaten Yalimo, Jayapura, Membramo Tengah, keenam, Satgas Kodim Kepulauan Bintang, ketujuh Satgas Kodim Nduga meliputi Yahukimo dan Asmat.
Kemudian kedelapan, untuk unsur Angkatan Laut ada 235 di masukan ke Lantamal dan Lamal. Satgas Lanud dimasukan ke beberapa Lanud di Papua dengan sekitar 411 personel.

Sah! Nathalie Holscher Resmi Dinikahi Aripat, Maskawinnya Berupa Uang Rp 2.272.026
Eks Bek Persib dan Persija Erik Setiawan Jadi Perbincangan Setelah Tuduhan Mantan Istrinya Viral
Menurut Psikologi, Orang yang Tidak Pernah Mengunggah Foto Dirinya di Media Sosial Kerap Kali Memiliki 8 Sifat Mengejutkan Ini
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Mentan Amran Terbang ke Jatim Pukul 06.00 WIB, Borong Inovasi ITS: Benih Jagung, Traktor Amfibi, hingga Alat Panjat Kelapa
Roberto Carlos Ungkap Tiga Pemain Terbaik Sepanjang Masa, Lionel Messi dan Pele Tak Masuk!
2 Alasan Vicky Prasetyo Belum Menjenguk Fangfang yang Sudah Melahirkan Buah Hatinya
Komentar Pedas Zlatan Ibrahimovic di Piala Dunia 2026 Bikin Heboh, Ini Deretan Frasa Ikoniknya
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Mediasi Ruben Onsu dan Sarwendah Digelar Tertutup, Ini yang Terjadi di Dalam Ruangan
