Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 13 Desember 2023 | 19.00 WIB

Sampaikan Rencana Rekrutmen CASN 2024 ke Presiden, Menteri PANRB: Guru Honorer di 3T Bisa Diakomodasi jadi PPPK

Abdullah Azwar Anas di kantor Kementerian PANRB/ Sumber: menpan.go.id - Image

Abdullah Azwar Anas di kantor Kementerian PANRB/ Sumber: menpan.go.id

JawaPos.com - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Abdullah Azwar Anas menyampaikan rencana rekrutmen Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) tahun 2024 kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi), pada Selasa (12/12). Dalam pembahasan tersebut, Anas memastikan bahwa arah kebijakan pemenuhan ASN tahun 2024 masih diprioritaskan pada pelayanan dasar yakni guru dan tenaga kesehatan.
 
Adapun proyeksi kebutuhan ASN tahun 2024 diperuntukkan bagi Instansi Pusat, Instansi Daerah, dan Lulusan Sekolah Kedinasan. Terkait dengan penyelesaian tenaga non-ASN atau honorer, Menteri Anas telah melaporkan kepada Presiden terkait solusi penataannya.
 
Di mana sebenarnya sejak tahun 2005 hingga 2014, pemerintah telah mengangkat tenaga honorer menjadi ASN. Pada 2024, pemerintah akan mendorong pemerataan guru di daerah 3T. Sehingga honorer utamanya guru yang telah mengabdi di daerah 3T bisa diakomodasi menjadi PPPK.
 
"Pemerataan guru di daerah 3T (terdepan, terluar, tertinggal) menjadi salah satu fokus pengadaan di tahun depan. Pemerintah juga akan memberi afirmasi bagi guru non-ASN yang telah mengabdi di daerah 3T agar bisa diakomodir menjadi PPPK," kata Anas dalam keterangan resmi, ditulis Rabu (13/12).
 
Meskipun belum disampikan teknis pelaksanaannya, Anas mengungkapkan, rekrutmen CASN tahun 2024 akan menyasar 1,6 juta honorer. Angka tersebut merupakan proyeksi sisa tenaga non-ASN termasuk eks THK2 dari rekrutmen yang telah berjalan sampai 2023.
 
Ia berharap dalam waktu dekat ada kebijakan untuk menangani penataan tenaga non-ASN. "Beberapa alternatif solusi sudah disampaikan kepada Presiden," ungkapnya. 
 
Lebih lanjut, Anas memastikan bahwa kebijakan rekrutmen pada 2024 diharapkan mengurangi sedapat mungkin jabatan yang akan terdampak oleh transformasi digital. Rekrutmen ASN diharapkan mengutamakan talenta-talenta digital.
 
"Arah rekrutmen ASN talenta digital ini untuk berfokus pada menciptakan nilai tambah ekonomi," lanjutnya.
 
Dalam hal ini, Anas menegaskan bahwa pada tahun depan, pemerintah masih berfokus pada penyelesaian permasalahan tenaga non-ASN sesuai dengan mandat UU 20/2023 tentang ASN. Namun Anas menekankan, pemerintah tidak menutup kemungkinan untuk merekrut talenta-talenta baru.
 
"Kami tadi melaporkan perlunya fresh graduate yang lebih besar, tapi belum diputuskan, masih dikaji dalam minggu ini untuk didalami. Kami minta didalami berapa yang diperlukan mulai dari dokter, guru, hingga talenta-talenta digital yang akan direkrut," tandasnya.
Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore