
Kepala BNPT Rycko Amelza Dahniel dan Kepala BP2MI Benny Rhamdani. (Istimewa)
JawaPos.com – Kepala Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Benny Rhamdani menegaskan bahwa negara tak boleh lalai dalam perlindungan bagi Pekerja Migran Indonesia dari praktik terorisme. Hal ini disampaikan dalam Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara BP2MI dan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT).
"Kita melindungi Pekerja Migran Indonesia dari ujung rambut sampai ujung kaki. Tidak boleh mereka terpapar paham transnasional, seperti terorisme. Kerja sama dengan BNPT tentu sangat penting," ujar Benny dalam keterangan tertulisnya.
Benny menjelaskan, selama ini stigma publik terhadap pekerja migran cenderung negatif, bahkan destruktif. "Anggapannya bahwa Pekerja Migran Indonesia merupakan sumber masalah, Pekerja Migran Indonesia merupakan pekerja rendahan. Potret Pekerja Migran Indonesia dihadapkan pada belahan dunia yang sangat kontras. Melemahkan Pekerja Migran Indonesia adalah kejahatan yang harus diperangi," kata Benny.
Sementara itu, Kepala BNPT Komjen Pol. Rycko Amelza Dahniel menyebutkan bahwa jaringan teroris harus dicegah dari hulu hingga hilir agar tidak mencemari para Pekerja Migran Indonesia yang sedang berada di luar negeri.
"BP2MI telah mengubah paradigma masyarakat, yang mana dahulunya mereka menganggap PMI sebagai orang-orang tidak punya pekerjaan lalu diberangkatkan mencari kerja ke luar negeri, kini menjadi orang-orang yang bekerja secara andal dan memiliki kompetensi serta bisa menyumbangkan devisa untuk negara," ujar Rycko.
Rycko menegaskan, Pekerja Migran Indonesia sudah seharusnya diposisikan sebagai duta-duta pekerja yang bersih dari anasir-anasir terorisme.
"Itu sebabnya, kesadaran harus perlu dibangun melalui sosialisasi dan kerja yang konsisten yang nanti dilakukan BNPT dan BP2MI. Sel-sel terorisme harus diamputasi," katanya.
"Ideologi kekerasan yang dibalut dengan alasan agama jangan dibiarkan. Harus kita perangi. Pekerja Migran Indonesia jangan sampai terjangkit terorisme. Mari kita bangun awareness bahwa ada penguatan sel terorisme melalui rekrutmen radikalisasi secara online. Ini harus kita waspadai dan lawan," tutup Rycko.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
