
Puan Maharani tegaskan tidak ada pembicaraan antara Presiden Jokowi dan Megawati Soekarnoputri terkait perpanjangan masa jabatan presiden menjadi tiga periode./Jawa Pos/Dery Ridwansah
JawaPos.com - Sejumlah kalangan menilai bahwa penunjukan Gibran Rakabuming Raka sebagai cawapres Prabowo dilatarbelakangi keinginan Presiden Joko Widodo (Jokowi) memperpanjang masa jabatannya menjadi tiga periode.
Menanggapi isu tersebut, Ketua DPP PDIP, Puan Maharani, menegaskan bahwa saat isu tersebut mencuat, tidak ada pembicaraan antara Presiden Jokowi dan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri mengenai perpanjangan masa jabatan menjadi tiga periode.
"Tidak, saya tidak pernah mendengar pembahasan mengenai masa jabatan Presiden tiga periode. Presiden Joko Widodo tidak pernah meminta perpanjangan masa jabatan tiga periode," ujar Puan seperti dikutip dari Pojok Satu.
Ia juga menegaskan bahwa masa jabatan presiden di Indonesia adalah dua periode.
"Sesuai dengan konstitusi, saya ingin menegaskan bahwa masa jabatan Presiden dibatasi dua kali, masing-masing lima tahun, total 10 tahun," tegas Puan Maharani.
Ia juga menjelaskan bahwa tidak ada aturan yang memungkinkan perpanjangan masa jabatan Presiden menjadi tiga periode.
Puan Maharani malah mempertanyakan dari mana asal mekanisme tersebut dan bagaimana hal itu akan dilakukan.
Sebelumnya, politikus PDIP, Adian Napitupulu, menyebut adanya pihak yang marah saat PDIP menolak usulan masa jabatan presiden tiga periode.
Namun, ketika isu tersebut muncul, Presiden Jokowi menegaskan ketaatannya terhadap konstitusi, yaitu masa jabatan maksimal adalah dua periode.
Sebagai informasi, masa jabatan presiden diatur dalam Pasal 7 Undang-Undang Dasar (UUD) 1945 yang menyebutkan, presiden dan wakil presiden menjabat selama lima tahun dan hanya bisa diperpanjang satu kali.
Di sisi lain, Puan Maharani juga telah mengucapkan selamat kepada Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka yang telah resmi mendaftar sebagai bakal pasangan capres-cawapres ke KPU RI di Jakarta, Rabu (25/10).
"Selamat kepada capres Mas Prabowo dan cawapres Mas Gibran yang sudah mendaftarkan diri ke KPU," ujar Puan.
Putri Megawati Soekarnoputri tersebut juga mengatakan Gibran Rakabuming tidak menyampaikan pengunduran diri sebagai kader PDIP.
"Saya sudah bertemu Mas Gibran. Ia sudah pamit dan menyampaikan ingin menjadi cawapres Mas Prabowo," ungkap Puan.
Terkait apakah Gibran masih kader PDI Perjuangan, Puan meminta media menanyakan hal itu kepada yang bersangkutan. Selain itu dirinya juga tidak melihat Gibran resmi bergabung dengan partai lain.

Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Rekomendasi 13 Wisata Terbaik di Bandung untuk Liburan Santai, Healing, dan Quality Time Bersama Orang Tersayang
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
Sebut Sumbar 'Barbar' dan Kristen Fobia, DPP IKM Siap Laporkan Abu Janda ke Mabes Polri Selasa Besok!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
9 Mall Terbaik di Semarang, Selalu Jadi Andalan Wisatawan Saat Liburan Cari Hiburan
