
Kembali Dibuka Pasca Kebakaran, Wisata Gunung Bromo Masih Sepi./
JawaPos.com – Destinasi wisata Gunung Bromo di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) sudah kembali dibuka sejak Selasa (19/9) kemarin, setelah sempat ditutup lantaran mengalami kebakaran akibat flare pengunjung beberapa waktu lalu.
Kendati sudah resmi dibuka seperti sebelumnya, namun ternyata pengunjung di wisata ini masih terbilang sepi. Menurut Kepala Bagian Tata Usaha di Balai Besar TNBTS, Septi Eka Wardhani, pengunjung di wisata Bromo pasca tragedi kebakaran ini hanya tercatat sebanyak 360 orang.
“Pengunjung wisata Gunung Bromo di hari pertama (19/9) dibuka sekitar 360 orang. Jumlah itu belum terlalu banyak dibanding saat sebelum kebakaran,” kata Septi, seperti dilansir dari Radar Bromo (Jawa Pos Group), Rabu (20/9).
Septi menjelaskan, sepanjang tahun 2023 ini, pengunjung wisata Gunung Bromo bisa mencapai sebanyak 1.030 orang perhari. Sehingga dengan jumlah yang hanya 360 orang saja, kata Septi, Bromo tampak sangat sepi.
Meski begitu, ia memperkirakan pengunjung wisata Bromo akan kembali meningkat saat memasuki akhir pekan.
“Setelah kebakaran, memang butuh proses untuk mengembalikan kunjungan wisata agar sama seperti sebelumnya. Diperkirakan, weekend nanti kunjungan kembali normal,” tambahnya.
Lebih lanjut, Septi memaparkan sebagian besar pengunjung masuk ke wisata Bromo melalui pintu Coban Trisula di Kabupaten Malang dan Cemorolawang di Probolinggo.
Mereka datang di sore hari, untuk mempersiapkan diri menyambut matahari terbit keesokan harinya.
Beberapa pengunjung yang terdata masuk ke kawasan wisata Bromo, datang dari luar negeri seperti Malaysia hingga Eropa.
Selain itu, ada pula pasangan dari Jakarta yang bermaksud mengambil spot foto preweding di kawasan Bromo.
Berkaca pada kasus sebelumnya, Septi mengimbau kepada seluruh pengunjung, terkhusus yang ingin melakukan preweding, agar berhati-hati dalam membawa barang bawaan yang berpotensi menimbulkan bencana.
”Pengunjung harus menyampaikan pada petugas kalau memang mempunyai tujuan lain selain sebagai pengunjung wisata. misalnya prewedding. Nanti petugas akan membantu untuk simaksinya (izin masuk kawasan konservasi),” jelasnya.
– Destinasi wisata Gunung Bromo di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) sudah kembali dibuka sejak Selasa (19/9) kemarin, setelah sempat ditutup lantaran mengalami kebakaran akibat flare pengunjung beberapa waktu lalu.
Kendati sudah resmi dibuka seperti sebelumnya, namun ternyata pengunjung di wisata ini masih terbilang sepi. Menurut Kepala Bagian Tata Usaha di Balai Besar TNBTS, Septi Eka Wardhani, pengunjung di wisata Bromo pasca tragedi kebakaran ini hanya tercatat sebanyak 360 orang.
“Pengunjung wisata Gunung Bromo di hari pertama (19/9) dibuka sekitar 360 orang. Jumlah itu belum terlalu banyak dibanding saat sebelum kebakaran,” kata Septi, seperti dilansir dari Radar Bromo (Jawa Pos Group), Rabu (20/9).

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
