
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen mengungkapkan, perayaan HUT Jateng di tahun 2023 ini adalah momen pelurusan sejarah. (IST)
JawaPos.com - Di usia 78 tahun besok, untuk kali pertama Jawa Tengah (Jateng) akan merayakan hari ulang tahun (HUT) di tanggal 19 Agustus. Setelah sebelumnya Jateng memperingati hari lahir di tanggal 15 Agustus.
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen mengungkapkan, perayaan HUT Jateng di tahun 2023 ini adalah momen pelurusan sejarah. Menurut dia, histori perjuangan Jawa Tengah selaras dengan Republik Indonesia.
"Sebelumnya Provinsi Jawa Tengah memakai Undang-Undang Nomor 10 Tahun 1950 tentang Pembentukan Propinsi Djawa Tengah. Namun, hal itu kurang tepat karena wilayah ini telah eksis bersamaan dengan republik ini berdiri," tutur Taj Yasin usai opening ceremony peringatan HUT ke-78 Jateng di lapangan timur GOR Adhi Karsa, Brebes, Jumat (18/8).
Dikatakan wagub yang akrab disapa Gus Yasin itu, cerita tentang sejarah pembentukan Provinsi Jawa Tengah sudah sangat melekat di benaknya, bahkan sejak usia kecil. Sebab, dulu sang ayah, KH Maimoen Zubair sering menceritakan sejarah itu kepadanya.
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen mengungkapkan, perayaan HUT Jateng di tahun 2023 ini adalah momen pelurusan sejarah. (IST)
Gus Yasin pun mengucapkan apresiasi dan terima kasih kepada pemerintah pusat yang telah meluruskan sejarah tentang hari lahir atau HUT Jateng.
"Hut Jateng kali ini, kita patut mengapresiasi pemerintah pusat yang meluruskan HUT Jateng, semula 15 Agustus, saat ini jadi 19 Agustus. Jateng bersama NKRI jadi perekat," ujarnya.
Dengan pelurusan sejarah tersebut, Jateng kini memakai Undang-Undang No. 11 Tahun 2023 sebagai landasan hari jadi. Yasin mengatakan, momen ini dapat dijadikan titik tolak menebalkan semangat membangun bangsa.
Adapun peringatan HUT ke-78 Jateng dipusatkan di Kabupaten Brebes. Pemilihan kabupaten ini bukan tanpa alasan. Gus Yasin menyebut, pemprov ingin membangkitkan semangat UMKM Brebes, agar selalu optimistis guna peningkatan kesejahteraan seluruh masyarakat di sana.
"Kami juga ingin memberi inspirasi bagi UMKM dan warga Brebes bahwa produk mereka layak jual dan optimis hal itu bisa menjadikan warga lepas dari kemiskinan," papar wagub.
Pada rangkaian acara HUT Jateng, juga diresmikan Rumah Pemotongan Hewan (RPH) Halal yang digadang-gadang menjadi terbesar se Jateng. RPH Halal dibangun di sekitar kompleks MAJT Semarang, dengan luas lahan sekitar 4.000 meter persegi. RPH itu memiliki kapasitas sembelih lebih dari 10 ekor per hari.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
