
BP2MI berangkatkan 152 PMI ke Korea Selatan. (Istimewa)
JawaPos.com - Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) memberangkatkan 152 orang pekerja migran Indonesia ke Korea Selatan. Dengan begitu, sepanjang tahun 2023 BP2MI telah memberangkatkan sebanyak 6.759 pekerja migran skema G to G.
Kepala BP2MI Benny Rhamdani mengatakan bahwa pemerintah serius memberi perhatian pada para pahlawan devisa.
"Kalian sebagai pahlawan devisa tentu akan selalu menjadi istimewa di mata negara. Muliakan pekerja migran jangan rendahkan,’’ ujar Benny, Senin (4/7).
Para pekerja migran ini akan ditempatkan di sektor Manufaktur, dan Perikanan. Menurutnya, untuk tahun ini jumlah penempatan ke Korea Selatan alami peningkatan. Sepanjang tahun 2022, jumlah pekerja migran yang diberangkatkan ke Korea Selatan sebanyak 11.545.
"Ini baru pertengahan tahun dan jumlahnya sudah mencapai 6.759 pekerja migran. Sementara, BP2MI setiap minggu memberangkatkan pekerja migran ke Korea Selatan," terangnya.
Pada kesempatan itu, Benny juga merespons penyesatan yang sengaja dikonstruksi untuk menihilkan upaya keras BP2MI untuk menyukseskan penempatan pekerja migran Indonesia. Menurut Benny, praktik pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) sudah tepat. Dan tak ada korelasinya dengan berkurangnya penempatan.
"Di hadapan kalian semua, saya katakan isu miring yang dibentuk dan diframing terkait pemberantasan TPPO merintangi atau mengganggu penempatan, itu salah besar. Tidak benar, buktinya sampai sekarang penempatan terus jalan. BP2MI pasti mendukung langkah preventif yang dilakukan Satgas TPPO ini,’’ kata Benny.
Benny membeberkan data untuk jumlah penempatan dari skema G to G yang lonjakannya sangat siginifikan. Pada pekerja migran Indonesia yang diberangkatkan ke Korea Selatan ini Benny meminta mereka agar tetap bekerja dan menjaga nama baik Indonesia. Benny menyebut yang dilakukan Polri sudah tepat.
"Polri sudah bergerak dan menangkap mereka yang diduga kuat terlibat dalam praktek TPPO itu membuat sindikat kocar-kacir. Lalu antek-anteknya diminta bicara agar pemberantasan TPPO ini dihentikan. Inikan penghianat namanya. Kita sedang menyelamatkan rakyat yang diperjual-belikan, yang ditangkap itu calo, kaki tangan sindikat, dan mastermind-nya,’’ ujar politisi Partai Hanura ini.
Tak hanya itu, Benny meminta agar semua LSM/NGO satu padu mendukung langkah pencegahan agar tidak terjadinya human trafficking. Sikap profesional, peka terhadap penyelamatan yang dilakukan BP2MI telah ditunjukkan LSM besar yang diharapkan Benny memicu kekuatan lain untuk berkolaborasi.
"LSM besar memberi dukungan terhadap apa yang dilakukan Satgas TPPO ini. Tentu BP2MI dalam posisi mendukung sepenuhnya apa yang dilakukan Mabes Polri yang diturunkan ke Polda-Polda seluruh Indonesia itu," tutupnya.

Prediksi Skor Persib Bandung vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Maung Bandung Masih Terlalu Perkasa?
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Ikhwan Ali Tanamal Resmi Gabung Persib Bandung, Siap Bekerja Keras Rebut Tempat di Tim Utama
Prediksi Skor DPMM FC vs Tampines Rovers di Piala Presiden 2026: Misi Dalberto Tebar Pesona di Klub Baru!
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Momentum Green Force Unjuk Gigi
An Se Young Mundur dari China Open 2026 karena Cedera, Fokus Pulihkan Kondisi Jelang Kejuaraan Dunia
Profil Fajar Listyantara, Legenda PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta yang Meninggal Dunia Akibat Gagal Ginjal
Mengulas Dugaan Kejanggalan Argentina di Final Piala Dunia 2026, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Eks Bek Persib dan Persija Erik Setiawan Jadi Perbincangan Setelah Tuduhan Mantan Istrinya Viral
