
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo saat berkunjung ke layanan Samsat Budiman BUMDes Sikanco, Kecamatan Nusawungu, Kabupaten Cilacap, Senin (19/6). (Istimewa).
JawaPos.com – Warga Jawa Tengah (Jateng) di perdesaan kini tak perlu jauh-jauh harus ke kota untuk membayar pajak kendaraan bermotor di kantor samsat. Gubernur Jateng Ganjar Pranowo telah meluncurkan aplikasi Samsat Budiman yang menjangkau para wajib pajak di desa-desa.
Samsat Budiman atau Badan Usaha Digital Mandiri adalah layanan online berbasis website yang memudahkan wajib pajak kendaraan bermotor mendapat pelayanan pajak. Layanan ini dikelola BUMDes. Warga wajib pajak pun kini cukup datang ke gerai Samsat Budiman di kantor BUMDes. Sehingga tak perlu jauh-jauh ke kantor samsat.
Selain jarak yang lebih dekat dengan masyarakat desa, jam buka gerai juga lebih fleksibel. Yakni dari pagi hingga malam hari.
Ganjar mengatakan, melalui Samsat Budiman bisa meningkatkan kesadaran masyarakat dalam membayar pajak. Sebab, masyarakat telah dipermudah dalam menunaikan kewajiban membayar pajak.
“Ini cara baru sehingga target pendapatannya tercapai, mereka merasa teringankan. Terima kasih banyak desa yang sangat kreatif, kemudian mereka punya BUMDes yang bagus. Lalu coba kita kerja samakan sebagai sebuah kekuatan untuk sumber daya yang sampai di ujung-ujung,” jelasnya di sela-sela peluncuran aplikasi Samsat Budiman, Senin (19/6).
Dalam kesempatan itu, Ganjar juga berdialog dengan pengelola BUMDes Sikanco, Kecamatan Nusawungu, Kabupaten Cilacap. Pelaksanaan pelayanan Samsat Budiman di BUMDes tersebut menjadi salah satu yang terbaik. Dan telah berjalan sejak 15 November 2022.
Ganjar bertanya kepada pengelola BUMDes terkait pelaksanaan layanan hingga kendala-kendala yang terjadi selama melayani pembayaran pajak.
“Apa komplain yang biasanya diterima dari masyarakat, Pak?” tanya Ganjar saat berdialog dengan Kusnadi, salah seorang pengelola BUMDes.
.
Gubernur Ganjar Pranowo menyempatkan foto bersama warga masyarakat usai berkunjung ke layanan Samsat Budiman BUMDes Sikanco, Kecamatan Nusawungu, Kabupaten Cilacap, Senin (19/6). (Istimewa).
“Komplainnya terkadang dari wajib pajak lama menunggu, jadi mungkin jaringan. Komplain lain nggak punya uang tapi mau (bayar) pajak. Dari Samsat Budiman memberikan dana talangan,” kata Kusnadi.
Ganjar pun mengapresiasi upaya dan inovasi BUMDes- BUMDes yang jadi mitra Samsat Budiman guna memudahkan para wajib pajak. Seperti yang dilakukan BUMDes Sikanco, dengan memberikan dana talangan kepada pembayar pajak yang sudah jatuh tempo tapi tidak memiliki cukup uang. Dana talangan itu kemudian dicicil oleh wajib pajak.
“Rata-rata cicilannya mereka cicil satu bulan lunas. Ini menurut saya kreatif banget,” ujarnya.
Selain meningkatkan pendapatan daerah, Ganjar berharap kesadaran masyarakat membayar pajak juga terus meningkat. Apalagi berdasarkan data dari Bapenda, saat ini terdapat 7.329 BUMDes tersebar di Jawa Tengah yang potensial untuk turut serta dalam layanan Samsat Budiman tersebut.
“Harapannya target-target pendapatan kita jauh lebih baik. Sehingga nanti bisa kita berikan kembali kepada masyarakat untuk pembangunan yang lebih cepat, lebih merata dan coverage-nya jauh lebih banyak lagi,” ujarnya.

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
