
Pemulung memilah sampah di Pintu Air Manggarai, Jakarta. Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan, jumlah penduduk miskin di September 2022 sebesar 26,36 juta orang, meningkat 0,20 juta orang atau 200 ribu jiwa dibanding Maret 2022 dan menurun 0,14 juta ora
JawaPos.com - Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) melansir data pengelolaan sampah yang masih mengkhawatirkan. Sebanyak 4,2 juta ton sampah produksi rumah tangga setiap tahunnya, belum bisa dikelola. Sehingga memicu persoalan lingkungan dan kesehatan.
Secara rutin KLHK menyampaikan data pengelolaan sampah. Pada data terbaru disebutkan sampah produksi rumah tangga setiap tahunnya mencapai 18 juta ton. Dari total produksi sampah tersebut, sebanyak 77,39 persen sudah bisa terkelola. Sisanya sebanyak 4,2 juta ton atau 22,61 persen sampah produksi rumah tangga belum bisa dikelola.
Peneliti Ahli Utama Pusat Riset Iklim dan Atmosfer (PRIMA) Organisasi Riset Kebumian dan Maritim (ORKM) Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Widodo Setiyo Pranowo menaruh perhatian serius atas persoalan sampah tersebut.
"Misalkan diasumsikan saja dari sampah tersebut, 10 persen jatuh ke sungai dan ke laut, maka bakal ada sekitar 0,42 ton sampah per tahun," katanya Sabtu (18/3). Menurut dia, angka itu ternyata masih sangatlah besar. Jadi untuk perhitungan yang lebih valid, maka diperlukan riset dan pendataan yang komprehensif dan berkelanjutan.
Widodo mengatakan BRIN mungkin bisa mendirikan Pusat riset/kolaborasi dan inovasi teknologi penanganan sampah laut, bekerjasama dengan KLHK dan pemerintah daerah. Dia mengatakan sampah plastik, bisa berdampak parah juga. Di beberapa kasus, tas plastik tipis yang berwarna warni sering dimakan oleh penyu karena ketika di kolom air, si plastik tersebut meliuk liuk mirip ubur-ubur, sehingga disantap oleh penyu. Lambat laut penyu akan mati karena dia merasa kenyang. Namun tidak ada nutrisi buat tubuhnya, karena yang dimakan sampah plastik.
Sejumlah daerah berlomba membuat inovasi pengelolaan sampah. Seperti yang dilakukan Pemkab Jombang, Jawa Timur dengan Gerakan Sedekah Sampah Indonesia (Gradasi). Direktur Penanganan Sampah Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Novrizal Tahar mengatakan pemerintah dalam hal ini KLHK sangat apresiasi inovasi gerakan sedekah sampah tersebut. Menurut dia dalam beberapa tahun terakhir, Pemerintah Kabupaten Jombang memiliki sejumlah inovasi dalam menekan tumpukan sampah.
’’Pada 2019 telah dicanangkan gerakan pilah sampah dari rumah,’’ kata pria yang juga Sekretaris 1 Tim PElaksana RAN-PSL tersebut. Melalui gerakan pilah sampah dari rumah itu, lahirnya gerakan-gerakan pengelolaan sampah lainnya. Termasuk Gerakan Sedekah Sampah Indonesia itu. Dia mengatakan gerakan sedekah sampah itu adalah sebuah gerakan ekonomi inklusif. Dia mengatakan upaya sedekah sampah di Kabupaten Jombang itu akan diupayakan bisa diperluas di seluruh wilayah Indonesia. Dia menekankan sampah bukan masalah, melainkan bisa menjadi amal jariyah.
Sementara itu Bupati Jombang Mundjidah Wahab menuturkan persentase penanganan sampah di wilayahnya terus meningkat. Dia menuturkan saat ini penanganan sampah di wilayahnya sudah mencapai 28 persen. Dari upaya tersebut bisa mereduksi sampah sebesar 18 persen. ’’Meskipun angka ini masih jauh dari target Jakstrada dan Jakstranas yang telah ditentukan,’’ katanya.
Untuk itu dia mengatakan akan terus mendorong lahirnya inovasi-inovasi lain untuk pengelolaan sampah. Selain ada gerakan sedekah sampah, saat ini juga sudah ada aplikasi Beresin Sampah. Kemudian juga ada pengembangan kampung minim sampah melalui program USAID Madani. Hilmi Setiawan (wan/JPK)

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Surat Satir Sony Sanjaya ke Kepala BGN Baru Bikin Heboh, Netizen: Nanik Deyang Cepu ya Pak?
Resmi Jadi Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Kirim Surat Satir ke Kepala BGN Baru: 'Terima Kasih Hadiah Indahnya'
Dikabarkan Deal! Persebaya Surabaya Gaet Lima Pemain Anyar, Empat Legiun Asing dan Satu Striker Lokal
