
Jajaran Forkopimda, DPRD, dan Pemkot Surabaya mengikuti Upacara Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-733 di Balai Kota Surabaya, Minggu (31/5). (Juliana Christy/Jawa Pos)
JawaPos.com - Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-733 menjadi momentum evaluasi bagi berbagai sektor pelayanan publik di Kota Pahlawan. Di tengah sederet penghargaan dan percepatan digitalisasi layanan, DPRD Surabaya mengingatkan masih adanya sejumlah pekerjaan rumah yang perlu segera dibenahi pemerintah kota.
Ketua Komisi A DPRD Surabaya Yona Bagus Widyatmoko menilai berbagai inovasi dan digitalisasi yang dilakukan Pemkot Surabaya patut diapresiasi. Namun, keberhasilan pembangunan tidak cukup diukur dari banyaknya program yang diluncurkan, melainkan sejauh mana manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.
“Pemkot memang sudah bergerak cepat dalam digitalisasi layanan, tetapi yang harus dipastikan adalah apakah layanan itu benar-benar dirasakan masyarakat sampai tingkat bawah. Jangan sampai bagus di sistem, tetapi warga masih kesulitan di lapangan,” ujarnya usai upacara HJKS ke-733 di Balai Kota Surabaya, Minggu (31/5).
Politisi Gerindra yang akrab disapa Cak Yebe itu menyoroti layanan administrasi kependudukan melalui Balai RW dan aplikasi Klampid New Generation (KNG). Menurutnya, layanan tersebut sudah memudahkan masyarakat, tetapi tingkat pemanfaatannya masih perlu ditingkatkan.
Dia menilai sosialisasi harus lebih masif agar menjangkau warga yang belum terbiasa menggunakan teknologi. Selain itu, kualitas pelayanan juga perlu ditopang oleh kemampuan operator dan petugas di tingkat kelurahan maupun RW. “Jangan sampai pelayanan cepat hanya terjadi di pusat kota. Warga di kampung-kampung juga harus mendapatkan kualitas pelayanan yang sama,” tegasnya.
Selain adminduk, Yona memberi perhatian terhadap pengelolaan sampah yang menjadi bagian dari Program Suroboyo ASRI. Dia menilai semangat menjaga kebersihan kota harus dibarengi sistem pengangkutan dan pengelolaan sampah yang berjalan efektif di lapangan.
Menurut dia, masih ditemukan penumpukan sampah rumah tangga di sejumlah titik, baik di kawasan permukiman maupun depo yang berfungsi sebagai tempat pembuangan sementara. Bahkan, di beberapa lokasi sampah dilaporkan meluber hingga ke area pelataran depo.
“Kami menjumpai langsung adanya sampah yang meluber di pelataran depo. Pemkot harus memastikan jumlah Tonk Bin mencukupi dan mengatur kembali jadwal pengambilan sampah agar tidak terjadi overload,” katanya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Garudayaksa vs Persik di Super League: Tuan Rumah Tak Ingin Malu di Kandang!
Prediksi Skor Sevilla vs Valencia di Liga Spanyol: Kans Los Nervionenses Amankan 3 Poin!
Prediksi Susunan Pemain Garudayaksa FC vs Persik Kediri: Septian David Incar Kemenangan!
Prediksi Skor Union Berlin vs Schalke 04 di Liga Jerman: Kans Die Knappen Bikin Tuan Rumah Terpukul
Prediksi Skor Como vs RB Leipzig di Liga Champions: I Lariani Siap Libas Tim Tamu di Sinigaglia
Prediksi Skor Slavia Prague vs Lens di Liga Champions: Duel Sengit Rawan Berakhir Imbang!
Suami Endah Fitrianingsih Sakit Hati ke Malik Bawazier Atas Kasus Perzinaan
Prediksi Skor Rennes vs Marseille di Liga Prancis: Les Rennais Siap Pesta Gol di Roazhon Park!
Dituduh Netizen Mau Lepas Tanggung Jawab Terhadap Anak, Ini Jawaban Audi Marissa
Krisis Kesehatan Mental Anak: Lingkungan Kita Ikut Membentuknya

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022