
Mendagri Tito Karnavian saat menghadiri rapat kerja dengan Komisi II DPR di Gedung Nusantara, Senayan, Selasa (26/11/19). Rapat membahas anggaran e-KTP. FOTO: HENDRA EKA
JawaPos.com - Dana sebesar Rp 168 miliar dianggarkan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) sebagai hadiah untuk pemenang lomba video simulasi protokol tatanan normal baru atau new normal. Poryek itu pun menuai sorotan di tengah pandemi Covid-19.
Namun, Anggota Komisi II DPR Guspardi Gaus menyambut positif yang dilakukan oleh Kemendagri. Karena itu adalah semacam reward bagi kepala daerah untuk melakukan inovasi saat pandemi Covid-19.
"Jadi itu memicu kepala daerah melakukan inovasi. Ini adalah merupakan dana stimuluis semacam reward dengan mendorong kepala daerah melakukan inovasi," ujar Guspardi kepada JawaPos.com, Selasa (23/6).
Politikus Partai Amanat Nasional (PAN) ini menambahkan, yang dilakukan Kemendagri bukanlah menghambur-hamburkan uang negara. Karena yang dilakukan adalah hal yang ada fungsinya. Sangat bermanfaat bagi kepala daerah dalam melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19.
"Menurut hemat saya adanya upaya yang dilakukan Kemendagri bukan sesuatu yang menghaburkan-hamburkan dana. Karena kalau mpemborosan dana ya pasti enggak ada manfaatnya," katanya.
"Kalau ini kan jelas peruntukannya, tujuannya untuk inovasi, sosialisasi, dan mendorong kepala daerah melakukan terobosan. Jadi kepala daerah berlomba-lomba mencari kebaikan untuk Covid-19," tambahnya.
Oleh sebab itu saat ini yang terpenting adalah adanya laporan pertanggungjawaban mengenai dana yang digunakan untuk hadiah tersebut. Sehingga tidak ada persepsi pemerintah menghambur-hamburkan uang.
"Yang penting adalah bagaimana Mendagri ada laporan pertangung jawaban penggunaan anggaran tersebut, jadi jangan lepas begitu saja. Sehingga kesan menghabur-hamburkan uang itu tidak ada," ungkapnya.
Diketahui, Kemendagri menggelontorkan anggaran Rp 168 miliar sebagai hadiah untuk pemenang lomba video simulasi protokol tatanan normal baru atau new normal di tengah pandemi virus Korona (Covid-19).
Mendagri Tito Karnavian menyampaikan, angka itu diberikan dalam bentuk dana insentif daerah (DID) kepada 84 pemda pemenang. Pemenang pertama diberikan Rp 3 miliar, pemenang kedua Rp 2 miliar, dan pemenang ketiga Rp 1 miliar.
"Sehingga total pemenang berjumlah 84, terdiri atas juara I, II dan III untuk 7 sektor kehidupan dan 4 klaster pemda dengan total hadiah DID Rp168 miliar," kata Tito.
Pemda yang ikut serta diminta mengirimkan video berdurasi 2 menit. Video itu berisi simulasi protokol kesehatan yang dibuat dengan melibatkan ahli kesehatan dan bekerja sama dengan stakeholder lokal.
Tito menyebut telah ada 2.517 video simulasi protokol new normal yang telah dikirimkan berbagai pemda. Mantan Kapolri itu berujar kegiatan ini dilakukan sekaligus untuk mengampanyekan new normal.
Tito juga telah memberikan penghargaan kepada 84 daerah pemenang Lomba Inovasi Daerah Tatanan Normal Baru "Produktif dan Aman Covid-19" pada Senin (22/6). Penghargaan tersebut diserahkan oleh Mendagri kepada para kepala daerah atau yang mewakili di Kantor Kemendagri, Jakarta Pusat.
"Kami bersama Kemenkeu, Kemenkes, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Kemen PANRB, Kemendag dan BNPP berinisiatif untuk mengadakan lomba antar daerah untuk membuat protokol kesehatan Covid-19," ujar Tito dalam pidatonya pada Senin.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
Pegawai Diskominfo Kukar Bakar Kantor Usai Wajah Dijadikan Stiker WA
Doktif Sebut Richard Lee Transfer Uang ke Mucikari, Klaim Gunakan Anak di Bawah Umur
Doktif Bongkar Transfer Rp 9 Juta Richard Lee, Disebut untuk Jasa Prostitusi
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Richard Lee Bela Perempuan di Podcast, Eks Karyawan: Dia Penjahat Wanita
Perilaku Menantu Tak Cerminkan Orang Kerajaan, Sultan Brunei Cabut Gelar Istri Pangeran Abdul Malik
Eks Dewas KPK Albertina Ho Tak Lolos Seleksi CHA di KY, TII Bandingkan dengan Politikus Golkar Ini
Jessica Mila Sentil Kapten Kapal Soal Polemik Pulau Padar: Harus Terbuka soal Larangan Berlayar!
HUT ke-81 RI, Naik Suroboyo Bus dan Wira Wiri Cuma Rp81, Berlaku Sepekan
