
Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan menjawab pertanyaan awak media di Kantor Dewan Pengawas (Dewas) KPK, Gedung KPK lama, Kuningan, Jakarta, Senin (17/5/2021). Novel Baswedan bersama perwakilan 75 pegawai KPK yang dinonaktifk
JawaPos.com - Mantan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi Novel Baswedan dikabarkan telah menjalani operasi mata kanan, di New Delhi, India. Novel menjalani operasi mata kanannya yang berfungsi 50 persen itu, pada Senin (17/10) waktu setempat.
Terkait adanya kabar ini, istri Novel Baswedan Rina Emilda membenarkannnya. Novel kata perempuan yang karib disapa Emil ini, berangkat dari Indonesia ke negara yang berjuluk "Anak Benua" itu, sejak Selasa (11/10) pekan lalu.
"Alhamdulillah sudah selesai operasi, tinggal pemulihan," terang Emil kepada JawaPos.com, Senin (17/10) malam.
Hal senada juga dikatakan sahabat Novel yang juga mantan penyelidik KPK, Aulia Postiera. " Alhamdulillah tadi operasinya lancar," imbuh Aulia.
Tahapan selanjutnya kata Emil, suaminya akan menjalani masa pemulihan. Dalam masa pemulihan itu kata Emil, kedua mata Novel ditutup dengan perban selama dua pekan.
"Insa Allah bisa pulang secepatnya, setelah kontrol besok," terang Emil.
Lebih lanjut Emil berharap agar hasil operasi mata kanan suaminya mendapat hasil yang baik.
"Insya Allah kalau berhasil mata kanan bisa membaik sampe 75-85 persen," harap Emil.
"Mohon doanya kepada teman-teman semua agar diberikan hasi terbaik," tukas Aulia.
Untuk diketahui, teror penyiraman air keras kepada Novel Baswedan terjadi pada (11/4/2017)lalu. Atas insiden ini, mata kiri Novel Baswedan pun mengalami buta permanen. Sementara mata kanannya tersisa 50 persen yang berfungsi. Untuk itu, Wakil Ketua Satgassus Pencegahan Korupsi Polri ini pun tengah berupaya berobat kembali ke luar negeri, untuk kesembuhan penglihatannya.
Terkait pengusutan pelaku penyiram air kerasnya, hingga saat ini baru dua orang oknum polisi yang dijerat hukum terkait kasus tersebut. Keduanya yakni, Rahmat Kadir Mahulette divonis 2 tahun penjara, dan Ronny Bugis 1 tahun 6 bulan penjara.
Sementara aktor intelektual di balik serangan kepada Novel ini, hingga saat ini belum berhasil diungkap penegak hukum.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
