
Ilustrasi: CEO Tesla Elon Musk. (The Independent).Ilustrasi: CEO Tesla Elon Musk. (The Independent).
JawaPos.com - Tesla dilaporkan baru saja melakukan aksi PHK massal. Dikabarkan bahwa setidaknya, ada hampir 200 karyawan yang terdampak pemutusan kontrak ini. Adapun pekerja yang diputus hubungan kerjanya adalah mereka yang bertugas melabel data, untuk membantu melatih sistem autopilot dan Kecerdasan Buatan atau Artificial Intelligence (AI) perusahaan.
Menurut Bloomberg, perusahaan memberi tahu staf tentang langkah tersebut pada hari Selasa lalu. Seperti sudah disinggung di atas, banyak dari karyawan yang terpengaruh layoff ini adalah spesialis anotasi yang pekerjaannya melibatkan evaluasi dan pelabelan data autopilot yang diperoleh dari pelanggan.
Tidak hanya itu saja, seiring dengan PHK massal tersebut, Tesla juga menutup kantornya yang berada di San Mateo. Bloomberg melaporkan apa yang tersisa dari 350 orang tim dipindahkan ke kantor terdekat lainnya.
Sementara itu, Tesla tidak segera menanggapi permintaan komentar Engadget. Pabrikan mobil itu tidak mengoperasikan departemen hubungan masyarakat sejak 2020.
Pemutusan hubungan kerja tersebut hampir pasti merupakan bagian dari upaya yang lebih luas oleh CEO Tesla Elon Musk untuk mengurangi biaya di perusahaan menjelang potensi resesi. Pada awal Juni, Musk memberi tahu karyawan dalam email di seluruh perusahaan bahwa dia memiliki "perasaan yang sangat buruk" tentang ekonomi dan bahwa PHK akan datang.
Dia kemudian mengatakan kepada Bloomberg bahwa dia berencana untuk mengurangi tenaga kerja yang digaji Tesla sekitar 10 persen selama tiga bulan ke depan. Pengakuan itu muncul setelah Musk mengatakan kepada pekerja jarak jauh untuk kembali ke kantor atau kehilangan pekerjaan mereka sama sekali.
Hal ini menyusul informasi bahwa Tesla mengacaukan rencana back-to-officenya, dengan The Information melaporkan bahwa banyak karyawan yang kembali ke fasilitas mereka di Fremont, menemukan tidak ada cukup tempat parkir dan meja kerja.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
