
Photo
JawaPos.com - Program mudik gratis yang diselenggarakan Pemprov Jawa Tengah (Jateng) disambut antusiasme tinggi para perantau. Mereka yang bekerja di Jabodetabek mulai ramai mendatangi Kantor Penghubung Jawa Tengah di Jakarta guna mendaftar mudik gratis tersebut.
Setelah dua tahun vakum karena pandemi Covid-19, Pemprov Jateng kembali menggelar program mudik gratis. Kali ini disediakan 18 bus mudik gratis bantuan gubernur, bupati/wali kota dan Bank Jateng.
Selain itu, Pemprov Jateng juga akan menyelenggarakan mudik gratis dengan kereta api pada 29 April mendatang. Empat gerbong Kereta Api Tawang Jaya dengan kapasitas 300 lebih tempat duduk disiapkan untuk program mudik yang akan diberangkatkan dari Stasiun Pasar Senen.
Pendaftaran mudik gratis kereta api dimulai hari ini, Rabu (20/4) sampai kuota terpenuhi. Di hari pertama pendaftaran saja, antusiasme warga perantau asal Jateng begitu tinggi. Mereka berbondong-bondong melakukan pendaftaran.
"Ya senang sekali rasanya, mau pulang ke Banjarnegara lewat mudik gratis ini. Program ini bagus ya, bisa membantu kami yang bekerja di Jakarta," kata Teguh Suroso, salah satu driver online asal Jateng di Jakarta.
Photo
Hal senada disampaikan Ruswanti,50, warga asli Banyumas. Ruswanti begitu senang saat ada program mudik gratis dari Pemprov Jateng. Menurut dia, program ini sangat membantu. Apalagi di tengah ekonomi yang masih sulit saat ini karena pandemi.
"Senang sekali ya, dengan keadaan perekonomian susah seperti ini ada bantuan mudik gratis dari pemerintah provinsi Jateng. Sangat beruntung," katanya.
Ruswanti mengatakan, untuk biaya mudik Lebaran ke Bayumas biasanya ia menghabiskan Rp 300 ribu untuk satu orang. Padahal, dia biasa mudik bersama dua anaknya.
"Jadi sekali jalan bisa habis Rp 900 ribu. Itu untuk tiketnya saja. Sekarang ada mudik gratis ini, uangnya bisa digunakan untuk kebutuhan lainnya," ucapnya.
Sementara itu, Kepala Badan Penghubung Provinsi Jateng Emy DM mengakui, program mudik gratis ini memang disambut antusias para perantau asal Jateng. Mereka bahkan sudah mendaftar jauh-jauh hari untuk bisa ikut program itu.
"Monggo yang belum mendaftar segera mendaftar. Syarat KTP Jawa Tengah atau lahir di Jawa Tengah. Bisa datang ke kantor badan penghubung Jateng atau menghubungi nomor Wa di 081318712523," terang Emy. (bay/ria)

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
