
Kendaraan melintas di tol dalam kota Jalan Letjen MT Haryono, Jakarta, Kamis (31/3/2022). Polri akan memberlakukan sistem tilang elektronik atau Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) bagi pengguna jalan tol yang melebihi batas kecepatan 120 km per Jam
JawaPos.com - Kepala Korps Lalu Lintas Polri Irjen Firman mengungkapkan, hingga per 3 April 2022 sejak diberlakukannya Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) atau tilang elektronik di sejumlah ruas jalan tol tersapat ribuan pelanggar.
Firman menuturkan, pada hari pertama penerapan pengaturan kecepatan berkendara, atau per 1 April 2022 untuk tol Polda Metro Jaya terapture 6.565, hari kedua, 153, dan hari ke ketiga tercapture 117 pelanggarannya. Begitu juga dengan ruas tol trans Jawa - Jawa Tengah pada hari pertama tercapture 1.672 pelanggaran, hari kedua 926 pelanggaran, hari ketiga tak ada pelanggaran.
Selanjutnya, untuk tol Trans Sumatera yang berada di wilayah hukum Polda Lampung juga terjadi penurunan capture pelanggaran batas kecepatan dari 2.580 di hari pertama, 1.683 di hari kedua, menjadi 631 pelanggaran di hari ketiga.
Sedangkan, hingga tanggal 3 April kemarin, pelanggaran batas muatan secara keseluruhan pelanggar sebanyak 1.479 yang terdiri dari tol DKI Jakarta sebanyak 720 dan Tol Trans Sumatera sebanyak 759.
Secara umum terjadi penurunan pelanggaran batas muatan untuk ruas Tol DKI Jakarta di hari pertama sebanyak 148 pelanggar, hari kedua 571 pelanggar, hari ketiga hanya 1 pelanggar. Sedangkan untuk ruas tol Trans Jawa - Jawa Tengah di hari pertama sebanyak 303 pelanggar, kedua 427 pelanggar, dan hai ketiga 29 pelanggaran.
“Hal ini tentunya menjadi suatu progres positif, dalam hal ini terjadi penurunan pelanggaran batas kecepatan signifikan di tutuk yang sudah terpasang ETLE speedcam alam tol,” ujarnya dikutip Selasa (5/4).
Menurutnya, penerapan ETLE mampu mengubah perilaku dan budaya berkendara yang berkeselamatan bagi masyarakat. Harapannya, titik-titik ETLE makin masif diterapkan sehingga dapat menurunkan angka lalu lintas hingga tak ada kecelakaan satupun.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
