Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 29 Maret 2022 | 19.16 WIB

Teror Kelompok Separatis Teroris Berlanjut di Bandara Kenyam

SOLIDARITAS MARINIR: Prajurit TNI-AL mendoakan Lettu Mar (Anumerta) Muhammad Ikbal dan Praka Mar (Anumerta) Wilson Anderson Here di Mako Kolinlamil di Jakarta kemariin (28/3). (FEDRIK TARIGAN/JAWA POS) - Image

SOLIDARITAS MARINIR: Prajurit TNI-AL mendoakan Lettu Mar (Anumerta) Muhammad Ikbal dan Praka Mar (Anumerta) Wilson Anderson Here di Mako Kolinlamil di Jakarta kemariin (28/3). (FEDRIK TARIGAN/JAWA POS)

Dua Marinir yang Gugur Dapat Kenaikan Pangkat Luar Biasa


JawaPos.com – Aksi teror kelompok separatis teroris (KST) di Distrik Kenyam, Kabupaten Nduga, Papua, belum berakhir. Setelah menyerang pos Marinir hingga mengakibatkan dua prajurit TNI gugur Sabtu (26/3) lalu, kemarin (28/3) giliran Bandara Kenyam yang diteror.

Suara tembakan berkali-kali terdengar di Bandara Kenyam. Namun, personel TNI-Polri yang berjaga belum bisa menjelaskan secara detail asal tembakan tersebut. ”Kami masih telusuri apa maksud mereka (kelompok bersenjata, Red) melakukan kontak tembak di bandara dan ini termasuk dari kelompok mana,” ungkap Kapolres Nduga AKBP I Komang Budhiarta saat dihubungi Cenderawasih Pos melalui ponselnya kemarin.

Hingga kemarin, Budiartha belum bisa memastikan apakah tembakan tersebut dilepaskan KST pimpinan Egianus Kogoya. Kelompok itulah yang menyerang pos Marinir dengan senjata berat Sabtu lalu.

Meski demikian, Budhiarta menyampaikan bahwa Egianus Kogoya memang pernah mengancam akan terus melakukan aksi teror di Nduga. Menurut dia, kelompok Egianus cenderung bermain sendiri. Mereka tidak terlalu terpengaruh dengan pergerakan di luar kelompoknya. ”Pergerakan Egianus ini tidak terpengaruh isu perjuangan di luar, tapi hanya berkaitan dengan politik lokal. Contohnya, soal tuntutan pemekaran, ternyata kelompok ini tidak terpengaruh. Dia main sendiri dan memang Egianus ini dianggap sosok pejuang di kelompoknya,” papar Budiartha.

Sementara itu, dua jenazah prajurit TNI yang gugur di Kenyam akhirnya tiba di kampung halaman masing-masing. Jenazah Pratu Mar Wilson Anderson Here diantar ke Jalan Oeklipi, Kupang, NTT. Sedangkan jenazah Letda Mar Mohammad Ikbal (sebelumnya ditulis Iqbal) diantar ke Kendari, Sulawesi Tenggara.

Sebagaimana diberitakan, Sabtu (26/3) sekitar pukul 18.00 WIT terjadi kontak tembak di Pos Satgas Mupe Yonif Marinir-3 di Distrik Kenyam. Dari kontak tembak tersebut, dua prajurit TNI-AL gugur dan delapan personel lainnya mengalami luka-luka.

Dari Jakarta, Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa memberikan kenaikan pangkat luar biasa anumerta kepada dua prajurit TNI-AL yang gugur di Papua. Masing-masing menjadi Lettu Marinir (Anumerta) Muhammad Ikbal dan Praka Marinir (Anumerta) Wilson Anderson.

Melalui Surat Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/274/III/2022 tanggal 27 Maret 2022, Jenderal Andika memberikan penghargaan terakhir kepada dua petarung Korps Marinir itu. Senin (28/3) jenazah keduanya dilepas oleh sejumlah petinggi TNI di Papua. Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) III Letjen TNI I Nyoman Cantiasa turut memberikan penghormatan terakhir kepada Ikbal dan Wilson.

Selain itu, Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Teguh Muji Angkasa pun turut hadir.
Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore