
Presiden Joko Widodo bersama Menteri Pertahanan Prabowo Subianto saat menghadiri rapat pimpinan Kementerian Pertahanan 2020, Kamis (23/1/2020). Adapun dalam acara ini dihadiri juga oleh Menko Polhukam Mahfud Md, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Kapo
JawaPos.com - Kementerian Pertahanan (Kemenhan) bersama Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) tengah menginisiasi Program Bela Negara untuk Komponen Cadangan (Komcad) militer di perguruan tinggi. Koordinator Nasional Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI) Ubaid Matraji mengatakan bahwa ini merupakan bentuk kemunduran.
Menurut Ubaid, program ini sama saja menarik kembali Indonesia yang sudah masuk ke era reformasi, ke zaman orde baru.
"Reformasi sudah jalan, sudah bagus malah ditarik ke era orde baru lagi. Tidak ada relevansi pendidikan militer di kampus, tujuannya apa? Kalau tujuannya bela negara, cinta Tanah Air itu tidak perlu menggunakan cara militer," ujarnya kepada JawaPos.com, Sabtu (22/8).
Ia menegaskan bahwa kampus merupakan tempat nalar kritis, tempat orang berdebat dan bertukar pikiran, membaca literatur teori yang ada di dunia tentang konsep bernegara, sehingga kesadaran akan cinta tanah air, bela negara itu harus dibangun dari proses perdebatan tersebut.
"Bukan cara yang doktrinasi itu, ngga ada relevansinya. Bukan tempatnya. Kalau cinta Tanah Air kita melemah, bela negara kita melemah," jelas dia.
Menurutnya, soal kecintaan terhadap Tanah Air harus dievaluasi, apakah sudah ada atau belum soal penanaman cinta terhadap bangsa sendiri di sekolah dan kampus.
"Kalau belum ada ya diadakan, caranya kesadaran akan cinta Tanah Air, kesadaran akan bela negara, itu harus dibangun dari kesadaran kritis, bukan doktrinasi, bukan kamu harus cinta Indonesia karena kamu WNI, tapi harus melalui proses dialogis dan perdebatan yang kritis," imbuh Ubaid.
"Nalar kritis dan critical thinking itu harus diperdebatkan di meja sekolah dan kuliah, sehingga si anak itu sadar akan pentingnya NKRI. (Kecintaan kepada Tanah Air) Berawal dari proses perdebatan," tutupnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Robot Humanoid Tiongkok Kalahkan Rekor Lari Usain Bolt, Lalu Terbakar
Prediksi Skor Valencia vs Real Betis di Liga Spanyol: Tuan Rumah Kesulitan Menang!
Prediksi Skor Malaga vs Deportivo La Coruna di Liga Spanyol: Super Depor Bisa Curi Poin
Prediksi Skor Bodo/Glimt vs NEC Nijmegen di Kualifikasi Liga Champions: Tuan Rumah Menang!
Prediksi Skor Sabah vs Hapoel Be'er Sheva di Kualifikasi Liga Champions 2026/2027
Prediksi Skor LASK Linz vs Celtic di Kualifikasi Liga Champions: Kans Berakhir Imbang!
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor Getafe vs Racing Santander di Liga Spanyol 2026/2027: Azulones Rawan Kecolongan!
Prediksi Skor Bologna vs Lazio di Liga Italia 2026/2027: Misi Sulit Gattuso Bersama Biancocelesti
