
Photo
JawaPos.com - Sejumlah kalangan berupaya meluruskan narasi bahwa air minum dalam kemasan (AMDK) galon isi ulang berbahaya. Sebab di dalamnya terdapat kandungan Bisfenol A (BPA) yang bermigrasi dari plastik galon isi ulang ke air minumnya.
Ahli kimia sekaligus pakar polimer Institut Teknologi Bandung (ITB) Ahmad Zainal Abidin mengatakan AMDK galon isi ulang berbahan polikarbonat (PC) aman untuk dikonsumsi.
"Hal itu sudah dibuktikan dari hasil penelitian yang dilakukan Sentra Teknologi Polimer (STP) BPPT Serpong," kata Zainal dalam keterangannya Jumat (22/7). Saat ini BPPT (Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi) sudah melebur ke Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).
Hasil penelitian dari STP tersebut menyebutkan tidak ada satupun sampek AMDK galon isi ulang mengandung BPA di atas ketentuan maksimum. Jika ada galon isi ulang dengan kadar BPA di atas ketentuan maksimum, baru berdampak pada kesehatan.
Zainal mengatakan, migrasi BPA dari galon isi ulang ke produk air di dalamnya masih seperseratus dari kadar maksimum yang diizinkan. Begitupun dengan sampel galon yang dijemur di sinar matahari. Hasilnya migrasi BPA di galon isi ulang memang lebih tinggi dibandingkan yang tidak terpapar panas matahari. Tetapi masih jauh di bawah batas maksimum yang diizinkan.
Sementara itu Direktur Salemba Institute Edi Humaidi mendesak supaya Presiden Joko Widodo turun tangan untuk menghentikan kegaduhan labelisasi BPA di AMDK galon isi ulang.
"Ada empat instansi yang terlibat untuk urusan ini. Jadi BPOM bukan satu-satunya. Persoalannya, empat instansi tersebut mengusulkan rekomendasi perlunya pengawasan dan penindakan. Bukan seperti kemauan BPOM kasih label di galon," katanya.
Edi menjelaskan, keterlibatan Presiden Joko Widodo tersebut sangat dibutuhkan. Apalagi, banyak politisi di parlemen yang mencurigai adanya dugaan persaingan usaha di balik kebijakan pelabelan BPA di galon isi ulang.
Diantara politisi yang meminta BPOM objektif dalam membuat kebijakan galon tersebut adalah Ribka Tjiptaning. Politisi PDI Perjuangan itu mengkhawatirkan adanya persaingan dagang di balik kebijakan pelabelan BPA di air mineral kemasan galon isi ulang. Karena itu, dia mengingatkan BPOM untuk tidak tergesa-gesa memberlakukan regulasi baru itu. Hilmi Setiawan

Prediksi Skor Pantai Gading vs Norwegia di Piala Dunia 2026: Misi Erling Haaland Pulangkan Wakil Afrika
Prediksi Skor Amerika Serikat vs Bosnia dan Herzegovina di Piala Dunia 2026: The Stars and Stripes Tak Ingin Malu!
Prediksi Skor Belgia vs Senegal di Piala Dunia 2026: Setan Merah Emoh Angkat Koper Lebih Dulu!
Prediksi Skor Meksiko vs Ekuador di 32 Besar Piala Dunia 2026: Panggung Pembuktian Tuan Rumah!
Brasil vs Norwegia: Memori 1994 dan 1998, Misi Balas Dendam Generasi Emas Erling Haaland di Piala Dunia 2026
Prediksi Susunan Pemain Timnas Norwegia vs Pantai Gading di 32 Besar Piala Dunia 2026: Sudah Lakukan Rotasi, Martin Odegaard Siap Menan
Prediksi Skor Inggris vs RD Kongo di Piala Dunia 2026: Harry Kane Cs Diprediksi Menang, Tapi Laga Berjalan Alot
Prediksi Skor Meksiko vs Ekuador di Piala Dunia 2026: El Tri Difavoritkan Lolos ke 16 Besar!
Silaturahmi dengan Suporter PSIS, Malut United Pastikan Tak Pakai Nama Semarang dan Siap Mengalah soal Stadion
Prediksi Susunan Pemain Timnas Prancis vs Swedia di 32 Besar Piala Dunia 2026: Adrien Rabiot Waspadai Lini Serang Lawan
