
KARANTINA: WNI yang baru tiba dari luar negeri bersiap menjalani isolasi di Wisma Atlet, Jakarta (26/9). (Miftahul Hayat/Jawa PosI)
JawaPos.com - Jumlah keterisian tempat tidur perawatan Rumah Sakit Darurat Covid-19 Wisma Atlet Jakarta sudah melebihi 80 persen akibat terus melonjaknya kasus Covid-19 dari hari ke hari.
’’Di Wisma Atlet kapasitasnya sudah melebihi 80 persen per hari ini," kata Komandan Lapangan RS Darurat Covid-19 Wisma Atlet Kol Laut (K) dr Tjahja Nurrobi dalam keterangannya pada bincang-bincang mengenai kesiapan rumah sakit yang dipantau di Jakarta, Jumat (22/1), seperti dikutip dari Antara.
Dia mengungkapkan, penambahan pasien kasus baru di RSDC Wisma Atlet pada Kamis (21/1) malam sebanyak 350 orang, sementara yang keluar atau telah berhasil pulih hanya 185 orang.
Untuk diketahui, saat ini RS Darurat Covid-19 Wisma Atlet sudah tidak lagi menampung pasien tanpa gejala dan mulai menyeleksi pasien yang dirawat dilihat berdasarkan tingkat keparahan gejala.
Tjahja mengatakan pihaknya sudah memprediksikan akan ada kenaikan jumlah kasus pascalibur panjang akir tahun yang berpengaruh pada peningkatan keterpakaian tempat tidur di RS Wisma Atlet.
Oleh karenanya sejak Desember 2020 RS Wisma Atlet telah menambah 90 ruang rawat menengah, 27 ruang HCU, dan 12 ruangan ICU untuk mengantisipasi lonjakan kasus. Namun apabila jumlah kasus positif Covid-19 semakin meningkat, Tjahja mengatakan akan melakukan penambahan ruangan rawat lebih banyak.
’’Apabila kasus terus meningkat, kita akan menyiapkan Wisma Atlet Pademanagan di Tower 8, 9, dan 10,’’ kata Tjahja. Dia menyebut perlengakapan peralatan untuk ruang perawatan termasuk HCU dan ICU pun sudah disiapkan untuk gedung Wisma Atlet Pademangan.
Untuk saat ini jumlah personel yang bertugas di RS Darurat Covid-19 Wisma Atlet sebanyak 2.600 orang dengan rincian 2.300 tenaga kesehatan dan 300 orang tenaga nonkesehatan.
Tjahja menyebut SDM kesehatan merupakan salah satu yang diwaspadai mengingat ketersediaan dan keterbatasan personel yang ada. ’’Tenaga kesehatan kita tetap minta ke Kementerian Kesehatan untuk menambah. Akan tetap ditingkatkan sesuai dengan jumlah peningkatan kasus,’’ kata Tjahja.
Dia juga mengatakan sebagian besar tenaga kesehatan yang bertugas di RSDC Wisma Atlet sudah divaksinasi. Tjahja menyebut hingga tiga minggu ke depan vaksinasi akan terus dilakukan kepada tenaga kesehatan bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta. (*)
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=eudbXf9Waiw

11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
Jadwal Moto3 Italia 2026! Veda Ega Pratama Ditantang Tak Goyah di Mugello demi Salip Rival Klasemen
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
