
Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly. Foto: Dery Ridwansah/ JawaPos.com
JawaPos.com - Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Banten menyelenggarakan kegiatan Kemenkumham Legal Expo yang berlangsung selama 48 jam, pada 25-27 Oktober 2021. Kemenkumham Legal Expo di Banten ini juga mengadakan Live Streaming 48 Jam Nonstop perdana di Indonesia, yang dihadiri Wakil Menteri Kumham RI, Edward Omar Sharif Hiariej.
Hal ini pun disambut baik Edward Omar Sharif Hiariej. Hal ini merupakan tantangan Kemenkumham menerapkan digitalisasi di seluruh aspek kinerja.
"Saya mengapresiasi kegiatan ini dan patut dicontoh bagi kanwil lainnya," kata pria yang akrab disapa Edy dalam keterangannya, Minggu (31/10).
Selain Live Streaming 48 Jam Nonstop, Kemenkumham Legal Expo juga mengadakan rangkaian kegiatan lainnya yang berupa Pelayanan Paspor Simpatik, Layanan Konsultasi Hukum, Layanan Konsultasi Kekayaan Intelektual, Layanan Konsultasi PT, CV (AHU), Layanan Komunikasi Masyarakat HAM (Yankomas), Pameran Hasil Karya Warga Binaan, dan Pameran Produk UMKM.
Kemenkumham Legal Expo merupakan salah satu gebrakan layanan terpadu Hukum dan HAM serta sarana publikasi Hukum dan HAM. Selain itu menjadi ruang media layanan informasi serta konsultasi Hukum dan HAM Kanwil Kumham Banten, untuk memudahkan akses masyarakat dalam mendapatkan informasi hukum dan HAM.
Menteri Hukum dan HAM Yasonna H. Laoly meminta jajaran Kemenkumham di seluruh Indonesia untuk meningkatkan kapasitas, kompetensi, dan pelayanan kepada masyarakat. Sebab, tantangan yang dihadapi Kementerian Hukum dan HAM akan semakin berat.
"Untuk itu kita dituntut selalu meningkatkan kapasitas dan kompetensi dengan segala sumber daya yang ada. Berbagai capaian prestasi yang diraih Kementerian Hukum dan HAM diharapkan dapat terus memberikan citra positif di masyarakat,” ucap Yasonna.
Politikus PDI Perjuangan ini meminta jajarannya untuk tidak cepat berpuas diri dengan prestasi yang sudah dicapai.
Sebab, Kemenkumham harus menjadi pionir dalam mendorong terciptanya pemerintahan yang dinamis, membuat birokrasi lebih adaptif dalam menghadapi berbagai situasi, cepat, tepat, dan akurat dalam pengambilan keputusan, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Kita harus bisa membuktikan bahwa Aparatur Sipil Negara di lingkungan Kementerian Hukum dan HAM adalah sosok yang lincah, inovatif, pekerja keras, terampil, dan siap bertransformasi menjadi sebuah kekuatan yang mampu berperan di lingkungan strategis dengan memanfaatkan teknologi informasi,” ujarnya.
Yasonna mengajak jajaran Kemenkumham untuk menjadikan Hari Dharma Karya Dhika sebagai momentum melakukan evaluasi dan introspeksi, penegas langkah untuk terus bekerja dan berkarya. Serta memastikan kepentingan masyarakat, bangsa, dan negara benar-benar terlayani.
“Terus ciptakan terobosan-terobosan baru, buktikan bahwa kinerja jajaran Kementerian Hukum dan HAM memberikan manfaat yang langsung dirasakan masyarakat, mampu bermanfaat bagi masyarakat. Sehingga terwujud Kementerian Hukum dan HAM yang semakin PASTI (Profesional, Akuntabel, Sinergi, Transparan, dan Inovatif),” pungkas Yasonna.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
