
SAF RAPAT: Aturan menjaga jarak saat salat di Masjidilharam telah dihapus. Kapasitas masjid kini juga bisa diisi 100 persen. (AFP)
JawaPos.com – Kemenag menggelar pertemuan dengan asosiasi travel atau penyelenggara perjalanan ibadah umrah (PPIU) di Jakarta kemarin (19/10). Pertemuan berlangsung alot saat membahas durasi karantina.
Direktur Pembinaan Umrah dan Haji Khusus Kemenag Nur Arifin membenarkan bahwa pembahasan masa karantina jamaah umrah berlangsung cukup alot. "Sebelumnya, karantina kepulangan adalah delapan hari. Sekarang jadi lima hari," ujarnya.
Meski begitu, Arifin bersyukur rapat bisa diselesaikan dengan sejumlah kesepakatan. Salah satunya, menyepakati ketentuan karantina lima hari saat kepulangan jamaah umrah. Kemudian, saat keberangkatan, disepakati hanya 1 x 24 jam jamaah menjalani karantina di Asrama Haji. Tujuannya untuk melakukan pemeriksaan kesehatan, mulai vaksinasi Covid-19, vaksin meningitis, dan swab PCR.
Kesepakatan lainnya adalah penerbangan perdana. Satu pesawat diisi petugas travel umrah saja. Tujuannya sebagai simulasi. Jadi, pihak travel bisa menerangkan langsung kepada calon jamaahnya.
Kemudian, dalam skenario yang sudah disusun, jamaah umrah menjalani empat kali swab PCR. Yakni, saat karantina sebelum berangkat, menjelang kepulangan saat masih di Saudi, dan setiba di bandara di Indonesia. Lalu, pada hari keempat karantina sepulang umrah, jamaah kembali menjalani swab PCR.
Kalau hasilnya positif, jamaah harus melanjutkan masa karantina. Namun, jika hasilnya negatif, jamaah bisa kembali ke rumah masing-masing. Selama karantina, Asrama Haji menyediakan akomodasi, konsumsi, dan transportasi.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
