
Tinjauan lapangan overhaul KRI Cakra 401 oleh Laksda Catur Sudarsono, Irjenal Laksda TNI Sunaryo, GM Naval Technology Laksma Liliek, COO PT PAL Indonesia Iqbal Fikri, Irum Itjenal Laksma Udyatmiko, Selasa (7/9). PT PAL Indonesia/Antara
JawaPos.com–Kapal Selam KRI Cakra-401 telah merampungkan uji penyelaman yang dilakukan sejak 11 September di Perairan Utara Situbondo. Penyelaman itu dalam rangka melaksanakan Sea Acceptance Test (SAT) sebagai rangkaian dari overhaul.
Kadep Hubungan Masyarakat PT PAL Indonesia (Persero) Utario Esna Putra seperti dilansir dari Antara di Surabaya mengatakan, dalam overhaul KRI Cakra-401 terdapat proses penggantian baru dan perbaikan secara menyeluruh. Hal itu dilakukan terhadap badan tekan/hull, sistem mekanik dan elektrik, sensor dan deteksi, serta sistem senjata secara detail.
”Ini merupakan hal yang lumrah pada MRO Alutsista,” ujar Utario Esna Putra pada Sabtu (16/10).
Dia mengatakan, kapal selam buatan Howaldtswerke-Deutsche Werft (HDW) Jerman itu, dalam proses SAT telah menyelesaikan uji penyelaman maksimal dan bermanuver pada kecepatan maksimal di bawah dan atas permukaan. ”Terhitung sejak 10 Oktober, 401 telah melaksanakan uji penyelaman, hal ini merupakan salah satu bagian terpenting dalam uji coba mengembalikan fungsi kapal selam dan dilaksanakan di perairan Panarukan Situbondo,” papar Utario.
Dalam rangkaian pengujian itu, KRI Cakra-401 telah mampu mencapai indikator kelaikan operasi yang didampingi Tim Proyek Overhaul (OVH) KRI Cakra 401 PT PAL Indonesia (Persero), serta satgas dari Kementerian Pertahanan RI dan tim uji kelaikan dari AL.
”Selain itu unsur pendukung lain dalam proses kali ini adalah, turut serta hadir KRI Raden Eddy Martadinata (REM) 331 dan KRI I Gusti Ngurah Rai (GNR) 332,” terang Utario Esna Putra.
Dia mengatakan, rampungnya uji penyelaman KRI Cakra-401 ditandai dengan kemampuan pencapaian balingan secara maksimum. Sehingga secara keseluruhan uji penyelaman telah memenuhi indikator performansi yang diharapkan.
Selanjutnya, kata Utario, KRI Cakra-401 akan melaksanakan kegiatan uji terhadap sistem sensor dan deteksi serta sistem penembakan torpedo.
”Sejak 14 Oktober, KRI Cakra-401 bersama seluruh tim yang bertugas sudah kembali di Dermaga Fasilitas Kapal Selam PT PAL Indonesia (Persero), dan akan melanjutkan penyelesaian akhir program overhaul. Sehingga diharapkan pada umur yang sudah tidak lagi muda, tetap siap melaksanakan tugas operasi,” ucap Utario Esna Putra.

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
