
Kurniasih Mufidayati - Dok. Jawa Pos
JawaPos.com - Anggota Komisi IX DPR RI Kurniasih Mufidayati meminta agar Indonesia belajar dari kasus di Amerika Serikat (AS) yang mengalami kenaikan kasus hingga 1.000 persen. Hal itu pasalnya dipicu karena masyarakat sudah abai dengan protokol kesehatan.
Mufida menyebut salah satu penyebab melonjaknya kasus di AS hingga 10 kali lipat tersebut karena masyarakat sudah abai dengan protokol kesehatan. Politikus PKS ini menyebut proses vaksinasi bukan berarti abai dengan protokol kesehatan.
"Kita harus belajar dari kasus ini. Ini membuktikan tingginya angka vaksinasi harus tetap dibarengi dengan penerapan protokol kesehatan 5M bagi masyarakat dan 3T bagi pemerintah," ujar Mufida kepada wartawan, Jumat (27/8).
Anggota Fraksi PKS DPR RI ini bersyukur antusiasme masyarakat Indonesia saat ini sangat tinggi untuk mengikuti vaksin. Setelah itu perlu ada penekanan, usai vaksin warga tetap harus menjalankan protokol kesehatan yang ketat.
"Alhamdulillah kita bersyukur masyarakat mulai tinggi kesadarannya untuk vaksin. Vaksin adalah salah satu ikhtiar mengurangi dampak besar dari pandemi. Ikhtiar lain yang tidak boleh lepas adalah tetap ketat menjalanlan protokol 5M," katanya.
Mufida mengingatkan, tempat-tempat publik yang sudah mulai dibuka dengan menunjukkan sertifikat vaksin juga harus tetap menyediakan sarana warga untuk menjalankan protokol kesehatan.
"Jangan sampai lengah. Tempat-tempat publik harus tetap menyediakan sarana cuci tangan, mengatur jumlah pengunjung dan mengingatkan agar terus memakai masker. Edukasi harus terus berjalan," ungkapnya.
Mufida memgatakan, kasus penularan di Indonesia sudah menyentuh 4 juta, kemudian vaksinasi Covid-19 juga masih jauh dari target. Sehingga menjalankan protokol kesehatan adalah sebuah kewajiban.
"Jadi tetap jalankan protokol kesehatan dan lakukan gaya hidup yang sehat," pungkasnya.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Surat Satir Sony Sanjaya ke Kepala BGN Baru Bikin Heboh, Netizen: Nanik Deyang Cepu ya Pak?
Resmi Jadi Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Kirim Surat Satir ke Kepala BGN Baru: 'Terima Kasih Hadiah Indahnya'
Dikabarkan Deal! Persebaya Surabaya Gaet Lima Pemain Anyar, Empat Legiun Asing dan Satu Striker Lokal
