
Petugas gabuungan saat memeriksa kendairaan bermotor yang hendak melintas menuju underpass Mampang, Jakarta, Kamis (15/7/2021). Personel gabungan Polda Metro Jaya, Kodam Jaya, dan Pemprov DKI menambah titik penyekatan selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiat
JawaPos.com - Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Pulau Jawa dan Bali akan berakhir pada Selasa (20/7) mendatang. Pemerintah sampai saat ini masih membuka wacana memberlakukan perpanjangan PPKM Darurat sampai akhir Juli 2021.
Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan, perpanjangan PPKM Darurat perlu diputuskan dengan matang oleh jajaran Menteri Kabinet Indonesia Maju. Hal ini sebagai upaya untuk menekan laju penularan Covid-19.
"Pertanyaan penting dari masyarakat ini perlu kita jawab, PPKM Darurat ini akan diperpanjang tidak? Kalau mau diperpanjang samapi kapan?," kata Jokowi dalam siaran YouTube Sekertariat Presiden, Sabtu (17/7) malam.
Menurut Jokowi, keputusan kebijakan PPKM Darurat adalah hal yang sensitif. Dia menuturkan, sebelum diputuskan harus melalui pertimbangan yang matang, sehingga tidak memunculkan permasalahan baru.
"Ini betul-betul hal sensitif, harus diputuskan dengan sebuah pemikiran jernih, jangan sampai keliru," ujar Jokowi.
Selain itu, Jokowi juga meminta penanganan mobilitas masyarakat selama PPKM Darurat untuk bersifat keras dan kasar. Melainkan harus dengan cara-cara yang persuasif.
"Kemudian hati-hati dalam menurunkan mobility index mengenai penyekatan dan penanganan terhadap masyarakat. Terhadap pedagang, PKL, toko, saya minta kepada Polri dan juga nanti Mendagri kepada daerah agar jangan keras dan kasar," ungkapnya.
Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy mengatakan Presiden Jokowi telah memutuskan memperpanjang penerapan PPKM Daruat hingga akhir Juli 2021.
"Tadi Rapat Kabinet terbatas yang saya ikuti waktu saya di Sukoharjo (Jateng) sudah diputuskan Bapak Presiden dilanjutkan sampai akhir Juli PPKM ini," ujar Muhadjir.
Presiden Jokowi, lanjut Muhadjir, juga menyampaikan bahwa keputusan memperpanjang PPKM Darurat ini memiliki banyak risiko. Adapun, risiko itu termasuk bagaimana menyeimbangkan antara mendisiplinkan warga menaati protokol kesehatan sesuai standar PPKM dengan penyaluran bantuan sosial.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Netty Pergi, Jenderal Ditangkap: Ketika Riset Doktoral Membaca Kerusakan Polri dari Dalam
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Herri Pras Akhirnya Minta Maaf Usai Digeruduk Petarung MMA karena Hina UAH dan UAS
Profil Yudi Cahyadi, Atlet MMA yang Tantang Duel Herri Pras Usai Singgung UAS dan UAH
Mahasiswa Trisakti Geruduk Kantor Setneg Siang Ini, Tagih Janji Pemerintah soal Tritura
Prediksi Skor Lillestrom SK vs Viktoria Plzen di Liga Europa: Duel Berpotensi Berjalan Terbuka
Prediksi Skor PSIM vs Dewa United di BRI Super League: Laskar Mataram Berpeluang Beri Kejutan!
Blunder Berujung Gol, Fitrah Maulana Ungkap Perasaannya Usai Persib Menang
Upaya Restorasi 325 Hektare Hutan di TNGHS untuk Jaga Habitat Macan Tutul Jawa
Prediksi Skor Lion City Sailors vs Adelaide United di ACL Two: Tuan Rumah Diunggulkan Menang Lagi

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022