
Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto saat mengelar rapat dengan Komisi IX DPR RI di kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta pada Selasa (24/11/2020). Rapat tersebut membahas penjelasan perbaikan sistem Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dan evaluasi klaim ru
JawaPos.com - Mantan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto enggan menanggapi anggapan publik bahwa Vaksin Nusantara buatannya disebut berasal dari bahan-bahan yang diimpor dari Amerika Serikat. Dia berjanji akan membuktikan anggapan itu salah. Vaksin dengan metode dendritik itu selama ini mendatangkan polemik karena belum disetujui oleh Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM).
Menurutnya tudingan itu merupakan pendapat berbeda dari sejumlah pihak yang memang tidak perlu dia jawab. Hal itu dia sampaikan usai memperlihatkan cara pembuatan vaksin Nusantara tahap demi tahap mulai dari awal hingga siap disuntikan. Peragaan itu dia tunjukkan saat rapat dengar pendapat di Komisi VII DPR RI.
"Jadi demikianlah apa yang dikatakan bahwa ini bikinan Amerika dan sebagainya, ya saya selama ini diam saja untuk apa dijawab. Karena itu kan mereka berpendapat," kata Terawan di DPR, Rabu (16/6).
"Pendapat itu tak perlu dijawab tapi dengan saya buktikan bahwa memang seperti ini," lanjutnya.
Sementara itu, saat disinggung terkait siapa yang berpendapat vaksin Nusantara adalah buatan Amerika, Terawan enggan menjawab lugas. "Yak gak tahu. Berita. Siapa itu? Berita," katanya.
Saat di DPR, mulanya Terawan mulai memaparkan bagaimana awal mula membuat vaksin Nusantara. Namun aksinya tersebut disambut rasa penasaran anggota dan pimpinan Komisi VII. Sejumlah dari mereka tampak mendekat ke meja Terawan, guna melihat langsung demo 'masak' vaksin Nusantara ala Terawan.
Terlihat Wakil Ketua Komisi VII mulai dari Eddy Soeparno dan Alex Nurdin mendekat ke meja Terawan. Selain itu, anggota Komisi VII Dyah Roro Esti juga ikut melihat lebih dekat.
Sebelumnya Terawan memaparkan bagaimana proses membuat vaksin Nusantara. Secara teknis dia mengungkapkan tahap demi tahap prosesnya secara ilmiah.
"Ini kaya masak aja, tapi harus tahu kalau tidak soalnya nanti dikira sulit sekali bikin vaksin. Ini kita ambil 1 CC tadi yang berisi dosisnya," kata Terawan memulai paparannya.
Dalam memperagakan pembuatan vaksin Nusantara, Terawan secara detail menjelaskan dengan bahasa ala laboratorium dan alat-alat pendukung lainnya. Mulai dari alat suntik atau spuit hingga tabung sebagai wadah.
Selama sekitar 7 menit, Terawan secara aktif memperlihatkan proses pembuatan sampai akhirnya tiba dalam tahap Vaksin Nusantara yang sudah jadi atau siap disuntikan. "Kemudian kita tinggal aduk saja. Caranya aduk adalah disedot-ditekan, disedot-ditekan, sudah," kata Terawan.
"Inilah vaksinnya kemudian kita ambil. Kita ambil sudah siap untuk disuntikan. Kalau kita tunggu untuk besok atau berapa hari kemudian simpan saja di kulkas. Jadi sangat simpel," tandasnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Thailand vs Vietnam Leg 1 Final Piala AFF 2026: Gajah Perang Terlalu Perkasa di Rajama
Jadi Tersangka, Ini Kronologi Penipuan yang Dilakukan Ruben Onsu
Ruben Onsu Jadi Tersangka, Begini Reaksi Pengacara Minola Sebayang
Prediksi Skor Marseille vs Strasbourg: Rekor 15 Laga Jadi Modal Les Phoceens
Respons Tantangan Wagub Kalbar, Gubernur Jabar KDM: Mohon Maaf, Tak Maksud Membandingkan
Pemerintah Bakal Menata Guru, PGRI Sebut Ada Harapan Baru bagi Pendidikan Indonesia
Ruben Onsu Ditetapkan Tersangka Kasus Penipuan dan Penggelapan, Dipanggil Minggu Depan
Prediksi Skor Ipswich vs Sunderland: The Black Cats Berpeluang Curi Poin di Portman Road
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Ribuan Ojol Hadiri Kopdar Kebangsaan Jaga Jakarta, Ada Perpanjangan SIM Gratis
