
Direktur Pembinaan Jaringan Kerja Antar Komisi dan Instansi di KPK, Sujanarko didampingi Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menunjukkan surat pelaporan pada awak media di Kantor Dewan Pengawas (Dewas) KPK, Gedung KPK lama, Kuningan, Jakar
JawaPos.com - Dalam sambutannya saat melantik pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadi aparatur sipil negara (ASN) pada Selasa (1/6), Ketua KPK Firli Bahuri menyebut jika siapapun yang korupsi adalah penghianat pancasila.
“Kembali kami ingatkan kepada segenap bangsa Indonesia dimanapun berada bahwasanya siapapun yang melakukan korupsi, adalah penghianat pancasila mengingat kejahatan kemanusiaan ini jelas sangat bertentangan dengan setiap butir pancasila,” kata Firli dalam sambutannya di hadapan pegawai KPK, di Gedung Penunjang KPK, Jakarta.
Menanggapi sambutan Firli, mantan Direktur PJKAKI KPK Sujanarko langsung bereaksi keras. Dia menilai kalimat tersebut tak pantas diucapkan oleh Firli. Ini karena saat menjadi Deputi Penindakan KPK, dia pernah terbukti melanggar kode etik berat karena bertemu dengan pihak berperkara. Jenderal bintang tiga tersebut, baru-baru ini juga terbukti melanggar kode etik kembali, karena kedapatan naik helikopter saat pulang ke kampung halamannya.
“Kalau seseorang yang diamanati memberantas korupsi terus berkali-kali melanggar kode etik, termasuk penghianat pancasila bukan ya?” cetus Sujanarko menyindir mantan bosnya tersebut.
Lebih lanjut, pria yang akrab disapa Koko ini pun meminta Firli untuk berkaca pada dirinya sendiri, sebelum mengucapkan sesuatu hal yang berkaitan dengan nilai-nilai pancasila.
Baca juga: Sujanarko: Selamat Kepada Firli Bahuri, Akhirnya Cita-citanya Tercapai
Baca juga: Untuk diketahui, saat menjabat Deputi Penindakan KPK Firli bertemu dengan Tuan Guru Bajang (TGB) Zainul Majdi Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) kala itu. Padahal ketika itu KPK sedang mengusut kasus dugaan korupsi terkait divestasi saham PT. Newmont Nusa Tenggara.
Kemudian, Firli terbukti melanggar kode etik, karena telah menggunakan helikopter mewah saat melakukan kunjungan ke Sumatera Selatan pada 20 Juni lalu.

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
