
Calon penumpang menaiki kereta api di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Minggu (2/5/2021). Jelang pemberlakukan larangan mudik pada 6 Mei - 17 Mei 2021 terjadi lonjakan penumpang kereta api di stasiun tersebut. FOTO: SALMAN TOYIBI/JAWA POS
JawaPos.com - Pemerintah meminta masyarakat yang ingin kembali ke Jabodetabek setelah libur Lebaran membawa surat hasil tes PCR dan swab antigen. Langkah tersebut bertujuan untuk mencegah lonjakan kasus Covid-19 pasca libur Lebaran. Jika tidak membawa hasil tes Covid-19 negatif, maka akan dilakukan tes acak di beberapa titik tujuan Jakarta.
Juru Bicara Menteri Perhubungan Adita mengatakan, aturan tersebut berlaku untuk perjalanan darat saja. Sementara untuk perjalanan moda transportasi lain seperti kereta api jarak jauh dan pesawat masih mengacu pada aturan sebelumnya.
"Transportasi lain tetap sesuai ketentuan, bisa antigen, PCT, atau GeNose," ujarnya kepada JawaPos.com, Sabtu (15/5).
Sebelumnya Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi memperkirakan, puncak arus balik pemudik ke tempat asalnya akan jatuh pada tanggal 16 dan 20 Mei 2021. Sehingga masyarakat diminta untuk menghindari tanggal tersebut untuk mencegah kepadatan.
"Kami koordinasi dengan Korlantas upaya screening yang masuk tol sudah memiliki antigen. Kalau belum, random tes di titik tertentu di rest area. Kalau terjadi lonjakan akan ketat di sisi lalu lintas," ungkapnya.
Sementara itu, Polri bersama Satgas Covid-19 menyiapkan 109 titik check point pada arus balik lebaran 2021. Meningkatnya kasus aktif Covid-19 di wilayah Sumatera, menjadikan Polri bersama Satgas Covid-19 fokus penjagaan arus balik di wilayah Sumatera.
"Untuk wilayah Sumatera (Aceh sampai Lampung) merupakan wilayah atensi Covid-19, oleh karenanya sebelum melakukan penyeberangan harus dilengkapi surat bebas Covid-19," kata Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol Istiono dalam keterangannya, Sabtu (15/5).
Baca juga: Dear Pemudik, Baliknya Harus Bawa Hasil Antigen Negatif Covid-19
Istiono menuturkan, bagi yang tidak membawa surat bebas Covid-19, akan dilakukan random check di lokasi yang ditentukan. Jika hasil random swab antigen menunjukkan positif, akan dirujuk ke RS terdekat guna penanganan lebih lanjut.
"Bila hasil random test menunjukkan positif langsung dirujuk RS terdekat yang sudah ditunjuk," ucap Istiono.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
