
MENUJU PEMAKAMAN: Warga menggotong jenazah korban banjir bandang di Lembata, Flores Timur, kemarin (HANRIANUS EMANUEL/AFP)
JawaPos.com - Data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebutkan, sebanyak 84 korban meninggal dunia dan 103 orang masih hilang akibat banjir bandang yang melanda Nusa Tenggara Timur (NTT). Menurutnya, 84 korban yang dinyatakan meninggal dunia itu sudah ditemukan jasadnya.
"Hasil dari pendataan kami saat ini adalah 84 jiwa dan angka kemarin yang dinyatakan sudah meninggal dunia yang telah ditemukan jenazahnya," kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Raditya Jati dalam konferensi pers, Selasa (6/4).
Bencana alam itu juga mengakibatkan 123 warga luka-luka dan 2.683 jiwa terdampak dari bencana banjir bandang. Dia menyampaikan, sampai saat ini pihaknya terus melakukan pemutakhiran data korban maupun kerugian materiil dari bencana alam di NTT.
Bencana alam yang diakibatkan cuaca ekstrem di beberapa wilayah di NTT juga berdampak pada rusaknya fasilitas umum dan rumah warga. Dia menyebut, sebanyak 119 unit rumah rusak berat, 118 unit rumah rusak sedang dan 34 unit rumah rusak ringan.
"Sedangkan fasilitas umum (fasum) 14 unit rusak berat, 1 rusak tingan dan 84 unit lain terdampak," ujar Raditya.
Baca Juga: Sudah Disetujui 30 Negara, Sinovac Produksi 2 Miliar Vaksin Covid-19
Sebelumnya, Kepala BNPB Doni Monardo menyampaikan, bencana banjir bandang yang terjadi di Nusa Tenggara Timur (NTT) belum diusulkan sebagai bencana nasional. Menurutnya, cukup daerah yang menentukan status darurat bencana.
"Pada kesempatan ini kami berpikir tidak perlu ada usulan bencana nasional, cukup daerah saja yang menentukan status darurat bencana," kata Doni, Senin (5/4) malam.
Meski NTT menetapkan status darurat bencana, sambung Doni, pemerintah pusat memastikan akan membantu penanganan bencana di wilayah tersebut.
"Pemerintah pusat dalam hal ini BNPB, Kemensos, Kementerian PUPR dan lembaga lainnya termasuk Basarnas, didukung TNI-Polri akan optimal mendukung daerah. Sekali lagi status bencana nasional tidak perlu ditetapkan," tandas Doni.

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
