
Menparekraf Sandiaga Uno berjalan kaki bersama stafnya dari Kantornya menuju Kementerian Perhubungan di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Senin (4/1/20). Walaupun jarak kantor kurang lebih 2 KM Sandiaga memilih berjalan kaki sambil berolahraga dibanding
JawaPos.com - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreaktif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk melakukan pendampingan terhadap seluruh program pada Kemenparekraf. Pendampingan ini tidak lain untuk mencegah terhadinya penyimpangan atau praktik korupsi.
"Kami sampaikan keinginan untuk dapat tingkatkan program pendampingan oleh KPK kepada Kemenparekraf untuk tahun 2021, kami akan fokus pada program kita tepat manfaat, tepat sasaran dan tepat waktu," kata Sandi di Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Kamis (21/1).
Sandi menyampaikan, sektor pariwisata dan ekonomi kreatif memberikan penghidupan bagi 34 juta rakyat Indonesia. Dia tak memungkiri, akibat pandemi Covid-19 sektor pariwisata dan ekonomi kreatif ikut terpuruk.
"Oleh karena itu, kami Kemenparekraf akan bergerak cepat, gerak bersama, bahwa kita gaspol dalam melakukan program yang membantu masyarakat, tentunya dengan tata kelola yang baik dan good governance dan tentu mempertahankan integritas transparansi, kapabilitas dan awarness," ujar Sandi.
Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta menyampaikan, pihaknya akan segera menggagas pendidikan antikorupsi di proyek pariwisata dan ekonomi kreatif.
"Pariwisata sebagai bagian dari culture kita di pariwisata dan ekonomi kreatif untuk menghadirkan satu sektor yang betul-betul bebas korupsi clean society dan juga meningkatkan competitivenes," beber Sandi.
Baca juga: Sandiaga Percaya Big Data Bisa Dongkrak Kunjungan Wisatawan
Sandi menegaskan, pihaknya akan meminta KPK untuk pendampingan pelaporan LHKPN di kementerian yang dipimpinnya. Hal ini sebagai cara untuk mengedepankan pencegahan antikorupsi.
"Terakhir kita juga akan meminta pendampingan untuk LHKPN, agar budaya kita untuk terus melaporkan LHKPN dan gratifikkasi bisa terinstitusionalisasi di Kemenparekraf," pungkas Sandi.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://youtu.be/k8x88ZCxfec

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
KPK Cari Keberadaan Wamen Imipas Silmy Karim Terkait OTT Imigrasi Jakbar
7 Pemain Baru Masuk! Bruno Moreira Hengkang, Ini Prediksi Starting XI Persebaya
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana Resmi Jadi Tersangka dan Ditahan Kejagung, Belum 24 Jam Usai Dicopot Prabowo
Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung, Muncul Karangan Bunga Unik Singgung Pencopotan Dadan
