
Penumpang bersiap melakukan pemberangkatan menggunakan Kereta Api di Stasiun Gambir, Jakarta, Rabu (16/12/20). Pemerintah menetapkan kebijakan untuk melakukan Rapid Antigen kepada penumpang yang menggunakan moda transportasi kereta api maupun pesawat. FOT
JawaPos.com - Mulai besok atau 18 Desember 2018, masyarakat yang hendak bepergian menggunakan kereta api dan pesawat wajib menyertakan hasil rapid test antigen. Jadi, hasil rapid test antibodi yang biasanya digunakan masyarakat untuk beraktivitas keluar kota tidak akan diterima.
Pemerintah menyatakan hal itu untuk mengurangi penyebaran Covid-19 pada momen libur Natal 2020 dan Tahun Baru 2021 (Nataru). DKI Jakarta dan Bali telah menerapkan kebijakan tersebut.
Terkait hal itu, Pengurus Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Agus Sujatno melihat bahwa pelaksanaan tersebut tanpa persiapan. Pasalnya, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan baru mengumumkannya pada sehari lalu atau 16 Desember 2020.
Baca juga: Semua Moda Transportasi Keluar Masuk Jakarta Wajib Rapid Test Antigen
"Kebijakan ini dilakukan tanpa persiapan yang matang, akan tidak efektif dalam pelaksanaannya," jelasnya kepada JawaPos.com, Kamis (17/12).
Bahkan, dia menduga bahwa pelaksanaan tersebut hanya untuk dijadikan tempat berbisnis oleh oknum tertentu. Kata dia kebijakan itu pun memberatkan konsumen.
"YLKI menduga rapid test sebagai prasyarat transportasi dan aktivitas (termasuk jenis antigen) akhirnya hanya akan menjadi ladang bisnis baru yang membebani konsumen, alih alih menjadi upaya pencegahan Covid-19," ucap Agus.
Daripada menekan lajur penyebaran dengan membebani masyarakat, karena rapid test antigen lebih mahal daripada rapid antibodi, baiknya pemerintah tidak mengadakan libur Nataru.
"Lebih ideal pemerintah meniadakan libur panjang Nataru untuk menekan penyebaran virus Korona daripada membuat kebijakan yang menyulitkan masyarakat," tutupnya.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=DeiHa8q0Kls

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
