
Ilustrasi: Juru Bicara TPNPB-OPM Sebby Sambom membeberkan soal penyerangan terhadap pekerja PT Istaka Karya di Papua. (Kokoh Praba/Dok. JawaPos.com)
JawaPos.com – Deklarasi Papua merdeka yang dilakukan Benny Wenda tidak hanya dipandang sebagai makar. Aksi itu bahkan tidak mendapat respons positif dari Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM).
Jubir TPNPB-OPM Sebby Sambom menyatakan, pihaknya tidak mengakui klaim dari Benny Wenda. ”Karena deklarasi itu diumumkan di wilayah negara asing yang tidak punya legitimasi mayoritas rakyat Papua, di luar wilayah hukum revolusi,” ujarnya melalui keterangan tertulis kemarin.
Klaim bahwa Benny Wenda menjadi presiden Negara Republik Papua Barat, kata dia, juga hanya mengada-ada.
Dalam hukum internasional, warga negara asing tidak bisa menjadi kepala sebuah negara lainnya.
”Benny Wenda itu warga negara Inggris. Deklrasi ini merupakan kegagalan ULMWP (United Liberation Movement for West Papua) dan Benny Wenda,” jelasnya.
Karena itu, TPNPB-OPM menyatakan mosi tidak percaya terhadap Benny Wenda. Perbuatannya dianggap merugikan upaya perjuangan kemerdekaan Papua Barat. ”Saya menyatakan ini atas nama Kepala Staf Umum TPNPB-OPM Mayjen Terryanus Satto,” tegasnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
