Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 30 Juli 2020 | 20.57 WIB

SMRC: Mayoritas Warga Percaya Komite Penanganan Covid-19 dan PEN

DISKUSI: Menteri BUMN Erick Thohir (kanan) dan Wakil Menteri BUMN Budi Gunadi keluar dari pintu belakang KPK, Jakarta, kemarin. (MUHAMAD ALI/JAWA POS) - Image

DISKUSI: Menteri BUMN Erick Thohir (kanan) dan Wakil Menteri BUMN Budi Gunadi keluar dari pintu belakang KPK, Jakarta, kemarin. (MUHAMAD ALI/JAWA POS)

JawaPos.com - Lembaga riset Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) melalukan survei nasional bertajuk "PHK di Masa Covid-19 dan Sikap Publik terhadap Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional'. Hasilnya 28 persen responden mengetahui atau pernah mendengar Presiden Joko Widodo telah membentuk Komite itu.

"Termasuk juga mengetahui atau pernah mendengar Komite Penanganan Covid-19 dan PEN serta pelaksanaan tugasnya dipimpin Menteri BUMN Erick Thohir," ujar Direktur Eksekutif Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) Sirojudin Abbas dalam keterangan tertulisnya pada JawaPos.com, (30/7).

Dari jumlah responden yang mengetahui tersebut, sebanyak 73 persen percaya bahwa Ketua Pelaksana Komite akan berhasil memimpin penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). Sementara itu, 74 persen responden percaya bahwa lembaga tersebut akan mampu mengatasi penyebaran infeksi Covid-19.

"Mayoritas responden percaya bahwa lembaga tersebut akan mampu memulihkan kondisi ekonomi nasional. Kepercayaan yang cukup tinggi ini merupakan modal sosial-politik yang penting bagi Komite untuk dapat menjalankan tugasnya,” ujar Sirojudin.

Menurutnuya, terdapat daerah-daerah tertentu di mana tingkat kepercayaan terhadap Erick dan Komite cenderung tinggi dan sebaliknya ada daerah-daerah tertentu lainnya di mana tingkat kepercayaan cenderung lebih rendah.

Daerah yang warganya secara konsisten menunjukkan tingkat kepercayaan lebih tinggi adalah Bali+Nusa Tenggara, Maluku+Papua, dan Jawa Tengah. Daerah yang menunjukkan tingkat kepercayaan lebih rendah adalah Jawa Barat dan Sumatra.

Sementara, kepercayaan terhadap Erick di Bali plus Nusa Tenggara mencapai 90 persen, di Maluku plus Papua mencapai 86 persen, dan di Jawa Tengah mencapai 81 persen. Sementara kepercayaan terhadap Erick di Jawa Barat hanya mencapai 61 peresn dan di Sumatra 64 persen.

Kepercayaan bahwa Komite akan mampu mengatasi penyebaran infeksi Corona di Bali plus Nusa Tenggara mencapai 90 persen, di Maluku plus Papua mencapai 86 persen, dan di Jawa Tengah mencapai 81 persen. Sementara kepercayaan terhadap Komite mengatasi Corona di Jawa Barat hanya mencapai 54 persen dan di Sumatra 71 persen. Di Sulawesi, kepercayaan terhadap kemampuan Komite juga hanya mencapai 69 persen.

Dilihat dari kelompok usia, kepercayaan pada Erick dan Komite lebih terlihat di kalangan lebih muda. Di kelompok usia di bawah 25 tahun, 82 persen percaya pada Erick, 85 persen percaya pada kemampuan Komite mengatasi Corona, dan 83 persen percaya pada kemampuan Komite memulihkan ekonomi. Sementara di kelompok usia lebih tua kepercayaan pada Erick dan Komite hanya 70-75 persen.

Diketahui, survei yang dilakukan pada 22-24 Juli tersebut menggunakan wawancara telepon terhadap 2.211 responden yang terpilih, melalui metode random sampling dengan margin of error survei diperkirakan 2,1 persen.

Editor: Dimas Ryandi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore