Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 5 Mei 2020 | 11.16 WIB

Penghasilan Supir Taksi Tergerus Korona, Bamsoet Sebar Bantuan

dok MPR RI - Image

dok MPR RI

JawaPos.com - Ketua MPR RI Bambang Soesatyo bersama Gerak BS dan Relawan 4 Pilar kembali memberikan bantuan. Kali ini yang menjadi sasaran penerima bantuan adalah para sopir taksi.

Bantuan tersebut berupa paket sembako berisi beras premium, mie instan, minyak goreng, teh, susu, kecap, kornet, sabun serta hand sanitizer.

"Pendapatan sopir taksi yang sebelumnya sudah bersaing dengan taksi online, kini juga harus tergerus akibat Covid-19," ujar Bamsoet usai menyerahkan bantuan kepada Serikat Sopir Taksi Blue Bird di Jakarta, Senin (4/5).

Menurut Bamsoet, jika hari biasa, mereka masih bisa mengandalkan konsumen perkantoran, otomatis dengan berlakunya PSBB, pendapatan mereka jauh berkurang. Uluran tangan dari sesama tentu akan sangat membantu mereka mengarungi hari-hari di tengah pandemi Covid-19.

"Minimal, mereka tak perlu khawatir untuk makan sehari-hari," ujarnya.

Bamsoet juga mengharapkan, para pengemudi taksi mendapatkan perhatian pemerintah dalam bentuk potongan harga BBM. Mantan Ketua DPR RI Periode 2014-2019 mengatakan pandemi virus Korona memperlihatkan masih rapuhnya sistem jaminan sosial dan sistem kesehatan nasional.

Menurutnya, semua negara di dunia tidak siap menghadapi pandemi COVID-19. Satu hal yang membedakannya, yakni kesigapan aparatur dan lembaga negara.

"Untuk Indonesia, kita patut bersyukur semangat gotong royong Pancasila yang digaungkan para pendiri bangsa, ternyata masih tetap hidup dalam sanubari semua elemen bangsa. Semangat gotong royong itulah yang kini menyelamatkan bangsa Indonesia dari keterpurukan akibat Covid-19," jelasnya.

Lebih lanjut, Bamsoet juga turut meminta manajemen perusahaan taksi konvensional bisa kreatif dan adaptif melakukan terobosan. Ia menyarankan, manajemen bisa mendorong kerja sama dengan berbagai rumah sakit untuk memfasilitasi antar jemput dokter dan tenaga kesehatan.

"Dengan begitu, para sopir taksi tetap bisa mendapat penghasilan dan tenaga kesehatan terjamin keamanan dan keselamatannya," paparnya.

Menurutnya, kerja sama juga bisa dilakukan dengan kantor-kantor yang bergerak di industri kesehatan, telekomunikasi serta industri lainnya yang masih diizinkan beroperasi di tengah PSBB. Para karyawannya yang harus tetap bekerja namun tak bisa menggunakan kendaraan umum, bisa menggunakan antar jemput taksi.

"Mereka pasti tertarik, apalagi jika ada diskon khusus dari manajemen taksi. Di saat pandemi seperti ini, rasanya tak apa-apa mengorbankan marjin keuntungan. Terpenting aktivitas kantor tetap berjalan, para supir taksi tetap mendapatkan pendapatan," pungkas Bamsoet.

Editor: Dimas Ryandi
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore