
mendagri tjahjo (Muhamad Ridwan/JawaPos.com)
JawaPos.com - Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemen-PAN RB) bersama Badan Kepegawaian Negara (BKN) akan memberikan piagam penghargaan serta kenaikan pangkat dan tunjangan bagi tenaga medis yang wafat saat merawat pasien virus Korona atau Covid-19. Khusus tenaga medis yang bertugas, diberikan kenaikan pangkat satu tingkat sebagai bentuk penghargaan dari pemerintah.
"Ini sudah dibahas Kemenpan RB bersama Kepala BKN dan PT Taspen. Sudah kami minta BKN untuk melakukan percepatan proses pendataan ke seluruh daerah dan koordinasi dengan Sekretariat Negara, Sekretariat Kabinet, Kementerian Kesehatan, dan unsur Kepala Daerah," kata Men-PAN RB Tjahjo Kumolo dalam keterangannya, Selasa (21/4).
Politikus PDI Perjuangan ini menyebut, BKN sudah meminta kepada seluruh Kepala Kantor regional untuk berkoordinasi dengan instansi asal, guna menentukan status wafat dalam tugas bagi PNS tenaga kesehatan yang meninggal. Tenaga medis tersebut akan mendapat tunjangan dari pemerintah.
"Tunjangan jaminan kecelakaan kerja/jaminan kematian sebesar 330 juta melalui Taspen dan kenaikan pangkat anumerta atau satu tingkat lebih tinggi," ujar Tjahjo.
Menurutnya, status wafat dalam tugas bisa diberikan bila tenaga kesehatan yang meninggal karena saat sedang melaksanakan tugas, dalam hal ini terlibat dalam penanganan pasien Covid-19. Namun, keterlibatan penanganan pasien Covid-19 dilaksanakan dalam institusi pemerintah.
"Dokter PNS yang meninggalnya karena berpraktik di RS/klinik swasta tidak berhak status tewas," ucap Tjahjo.
Selain itu, kenaikan pangkat satu tingkat lebih tinggi ditetapkan bersamaan dengan keputusan pensiun oleh PPK dari PNS yang bersangkutan setelah penetapan status tewas oleh BKN. Tjahjo pun meminta agar penetapan pensiun oleh PPK masing-masing dipercepat.
"Kami telah berkoordinasi pula dengan Taspen dan BKN, agar dapat diagendakan penyerahan SK pensiun dan kenaikan. Santunan JKK/JKM dan piagam penghargaan dari Presiden Joko Widodo serta surat keterangan dari Menpan RB dan Kepala BKN," pungkasnya.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=U2KI2bruNO0
https://www.youtube.com/watch?v=3tMXpNKOvdA
https://www.youtube.com/watch?v=Jj7QD7VY7q0

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
