
Wakil Ketua MPR RI, Dr. H. M. Hidayat Nur Wahid. MPR
JawaPos.com - Wakil Ketua MPR-RI Hidayat Nur Wahid (HNW) mengapresiasi respons positif Menteri Luar Negeri dan Menteri Sosial. Itu terkait aspirasi WNI Luar Negeri yang menjadi korban Covid-19.
Selanjutnya HNW juga akan menindaklanjuti dengan menyampaikan secara langsung saat Rapat Kerja DPR-RI dengan Kementerian Sosial dan Kementerian Luar Negeri.
Ia meminta kedua Kementerian dapat berkolaborasi untuk penuhi kewajiban Negara terhadap WNI yang berada di Luar Negeri, khususnya kalangan Pekerja Migran Indonesia (PMI) dan Mahasiswa yang juga menjadi korban Covid-19 di negara-negara tempat mereka bekerja/belajar.
“Saya sudah sampaikan aspirasi mereka baik melalui surat maupun melalui forum rapat DPR dengan Menteri, Alhamdulillah responsnya positif. Kedua Menteri Luar Negeri dan Menteri Sosial menjanjikan untuk memberikan perlindungan dan bantuan yang sesuai untuk WNI di luar negeri," ujar HNW di sela-sela Rapat Kerja Virtual DPR-RI dengan Mitra di Jakarta (8/4).
HNW juga menuturkan, pihaknya mendorong aspirasi WNI di Luar Negeri korban Covid-19 melalui Anggota DPR-RI Komisi I yang pada Selasa (7/4) melakukan Rapat Kerja dengan Menteri Luar Negeri.
Aspirasi tersebut diterima dengan baik oleh Menteri dan masuk dalam keputusan dan kesimpulan rapat, di antaranya adalah Pemerintah berjanji untuk mengoptimalkan komunikasi, pemantauan, pemetaan, perlindungan, dan pelayanan terhadap WNI di setiap negara terkait dengan penanganan Covid-19 baik melalui media offline maupun online.
Tidak hanya Kemenlu, HNW menuturkan, perlu juga komunikasi dengan Kemensos karena terkait dengan bantuan sosial untuk WNI di luar negeri korban Covid-19. Oleh karena itu dirinya sebagai anggota Komisi VIII DPR-RI menyampaikan langsung aspirasi tersebut kepada Menteri Sosial dalam Rapat Kerja Komisi VIII dengan Menteri Sosial (Selasa, 7/4).
Hasil rapat itu di antaranya adalah Menteri Sosial berkomitmen akan membangun sinergi dan sinkronisasi program perlindungan sosial dengan Kementerian Luar Negeri.
“Saya apresiasi respons positif kedua Menteri. Tentu WNI atauapun PMI di LN sangat berharap agar kewajiban Negara terhadap WNI di LN dapat dilaksanakan dengan maksimal sebagaimana seharusnya. Berikutnya tentu PMI dan anggota DPR akan kawal realisasinya, agar janji Pemerintah penuhi kewajiban untuk melindungi WNI di luar negeri yang juga terimbas Covid-19, dapat terlaksana dengan sebaik-baiknya,” tegasnya.
Hingga hari ini (8/4), Covid-19 telah menjangkiti 209 negara dengan 1.431.706 kasus (berdasarkan data Worldometers). Adapun kasus WNI di luar negeri yang positif Covid-19 sudah mencapai 286 orang, sehingga dibutuhkan keseriusan Pemerintah untuk memberikan respons yang cepat dan tepat.
Pemerintah sudah membangun RS khusus untuk yang terpapat Covid-19 di Pulau Galang, menurut presiden Jokowi, itu juga diperuntukkan bagi PMI dari Malaysia yang jumlahnya bisa mencapai 500.000 warga.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=Ubklm5TS3UE
https://www.youtube.com/watch?v=NO-5qH4LcbQ
https://www.youtube.com/watch?v=94WJSEI0jiY

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
