Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 11 Februari 2020 | 21.48 WIB

Cegah Pekerja Terjangkit Virus Korona, Kirimi 30 Masker ke Hongkong

SIAPKAN: Petugas dinkes menyiapkan puluhan boks masker yang akan disalurkan kepada pekerja migran asal Ponorogo di Hongkong kemarin (10/2). Total 30 ribu lembar masker akan dikirim. (Aji Putra/Jawa Pos Radar Ponorogo) - Image

SIAPKAN: Petugas dinkes menyiapkan puluhan boks masker yang akan disalurkan kepada pekerja migran asal Ponorogo di Hongkong kemarin (10/2). Total 30 ribu lembar masker akan dikirim. (Aji Putra/Jawa Pos Radar Ponorogo)

JawaPos.com – Wabah 2019-novel coronavirus alias virus korona meluas hingga keluar dari Tiongkok. Di antaranya ke Hongkong. Ribuan pekerja migran Indonesia (PMI) asal Ponorogo di negara itu pun butuh masker. Selain sulit didapat, kalaupun ada, harganya naik berlipat-lipat.

Sebagai wujud kepedulian akan keselamatan warganya, Pemkab Ponorogo mengambil langkah. Sebanyak 30 ribu lembar masker dikirimkan untuk PMI di Hongkong. ”Di sana masyarakat kita kesulitan mencari masker. Itu membuat kami prihatin,” kata Bupati Ponorogo Ipong Muchlissoni kemarin (10/2).

Ipong mengkhawatirkan kondisi warganya yang tengah mengais rezeki di Hongkong. Apalagi, wabah virus korona dari Tiongkok telah merambah negara bekas koloni Ingris itu. Bahkan, media internasional melaporkan, hingga kemarin telah ada 29 warga Hongkong yang terjangkit virus korona. Satu di antaranya tak tertolong jiwanya.

”Sekarang kian meluas. Di beberapa negara terjadi kepanikan. Seperti di Singapura dan Hongkong. Bahkan, Singapura sudah level oranye. Kalau semakin parah, bisa naik ke level merah,” ujarnya.

Banyak pemberitaan yang menyebutkan bahwa kepanikan mulai melanda sebagian besar warga Hongkong. Hingga warga setempat rela antre untuk mendapatkan masker. ”Di Indonesia saja sulit cari masker. Apalagi di Hongkong. Ada 7 ribu lebih warga Ponorogo di sana. Karena itu, saya putuskan harus membantu dengan mengirimkan masker,” terang bupati.

Kemarin 30 ribu lembar masker yang dikemas dalam 30 boks disiapkan di kantor dinas kesehatan (dinkes) setempat. Organisasi perangkat daerah (OPD) tersebut berkoordinasi dengan disnaker untuk pengiriman masker kepada para PMI di Hongkong.

Pemkab, lanjut Ipong, telah berkoordinasi dengan Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) setempat. ”Tahap pertama, kami kirim 30 ribu lembar masker. Kalau masih kurang, akan kami kirim lagi. Nanti akan didrop di KJRI, lalu ditujukan ke paguyuban PMI Ponorogo di Hongkong,” jelasnya.

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore