
SIAPKAN: Petugas dinkes menyiapkan puluhan boks masker yang akan disalurkan kepada pekerja migran asal Ponorogo di Hongkong kemarin (10/2). Total 30 ribu lembar masker akan dikirim. (Aji Putra/Jawa Pos Radar Ponorogo)
JawaPos.com – Wabah 2019-novel coronavirus alias virus korona meluas hingga keluar dari Tiongkok. Di antaranya ke Hongkong. Ribuan pekerja migran Indonesia (PMI) asal Ponorogo di negara itu pun butuh masker. Selain sulit didapat, kalaupun ada, harganya naik berlipat-lipat.
Sebagai wujud kepedulian akan keselamatan warganya, Pemkab Ponorogo mengambil langkah. Sebanyak 30 ribu lembar masker dikirimkan untuk PMI di Hongkong. ”Di sana masyarakat kita kesulitan mencari masker. Itu membuat kami prihatin,” kata Bupati Ponorogo Ipong Muchlissoni kemarin (10/2).
Ipong mengkhawatirkan kondisi warganya yang tengah mengais rezeki di Hongkong. Apalagi, wabah virus korona dari Tiongkok telah merambah negara bekas koloni Ingris itu. Bahkan, media internasional melaporkan, hingga kemarin telah ada 29 warga Hongkong yang terjangkit virus korona. Satu di antaranya tak tertolong jiwanya.
”Sekarang kian meluas. Di beberapa negara terjadi kepanikan. Seperti di Singapura dan Hongkong. Bahkan, Singapura sudah level oranye. Kalau semakin parah, bisa naik ke level merah,” ujarnya.
Banyak pemberitaan yang menyebutkan bahwa kepanikan mulai melanda sebagian besar warga Hongkong. Hingga warga setempat rela antre untuk mendapatkan masker. ”Di Indonesia saja sulit cari masker. Apalagi di Hongkong. Ada 7 ribu lebih warga Ponorogo di sana. Karena itu, saya putuskan harus membantu dengan mengirimkan masker,” terang bupati.
Kemarin 30 ribu lembar masker yang dikemas dalam 30 boks disiapkan di kantor dinas kesehatan (dinkes) setempat. Organisasi perangkat daerah (OPD) tersebut berkoordinasi dengan disnaker untuk pengiriman masker kepada para PMI di Hongkong.
Pemkab, lanjut Ipong, telah berkoordinasi dengan Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) setempat. ”Tahap pertama, kami kirim 30 ribu lembar masker. Kalau masih kurang, akan kami kirim lagi. Nanti akan didrop di KJRI, lalu ditujukan ke paguyuban PMI Ponorogo di Hongkong,” jelasnya.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
