Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 3 Februari 2020 | 03.35 WIB

Perlu 338 Hari, Akhirnya Polisi Tangkap Pembunuh Andriana

Pelaku pembunuhan Andriana Noven hingga kini masih diburu. (Istimewa) - Image

Pelaku pembunuhan Andriana Noven hingga kini masih diburu. (Istimewa)

JawaPos.com - Kasus pembunuhan siswi SMK Baranangsiang Kota Bogor, Andriana Yubelia Noven Cahya akhirnya terungkap. Walaupun sudah hampir 1 tahun, aparat kepolisian terus memburu pelaku. Apalagi, pembunuhan itu bisa disebut sadis.

Seperti diberitakan Radar Bogor (Jawa Pos Group), tidak mudah bagi polisi untuk melacak keberadaan pelaku. Pasalnya, butuh waktu 388 hari atau 1 tahun 23 bagi polisi untuk melakukan penyelidikan hingga akhirnya bisa mendapat titik terang siapa pelaku pembunuhan gadis 18 tahun tersebut.

Pelaku tergolong cukup profesional dalam melakukan aksi kejahatannya agar tidak terlacak pihak kepolisian. Dimana, barang bukti berupa pisau milik pelaku untuk menghabisi nyawa korban tidak ditemukan sidik jarinya. Padahal, barang bukti ini sangat berarti untuk melacak siapa pelaku pembunuhannya. Barang bukti yang ditemukan petugas tidak ditemukan sidik jari pelaku, meski wajah pelaku sempat terekam CCTV.

Polresta Bogor Kota memastikan telah menangkap pelaku pembunuh Noven di Jawa Timur (Jatim). “Iya (telah ditangkap),” ujar Paur Humas Polresta Bogor Kota, Ipda Desty Iryanti. Sayang Desty tidak membeberkan detil penangkapan tersebut. Begitu juga dengan Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol. Hendri Fiuser yang tak merespon ketika dihubungi wartawan melalui telepon dan pesan pendek.

Namun menurut mantan Kasat Reskrim Polresta Bogor Kota Kompol Niko Narullah Adi Putra kasus pembunuhan Noven sudah menemukan titik terang. ”Saya sudah tahu sejauh mana perkembangan ini (kasus Noven). Tapi kalau secara teknis, biar kasat baru saja yang menjelaskan, karena saya masih masa transisi,” katanya.

Dari penyelidikan terakhir yang dilakukannya, komunikasi lewat aplikasi Hago antara Noven dengan terduga pelaku yang juga pacarnya itu sudah diselidiki, namun masih terus dikembangkan. “Jadi antara pelaku dan korban (Noven), mereka sering ngobrol dan main di Hago. Hingga akhirnya kenal satu sama lain,” bebernya.

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore