
Pengamanan gedung di Mahkamah Konstitusi. (Miftahul Hayat/ Jawa Pos)
JawaPos.com - Proses seleksi calon hakim Mahkamah Konstitusi (MK) sudah masuk pada tahap wawancara terbuka dan tes kesehatan. Sebanyak delapan orang dinyatakan lolos untuk mengikuti tes tersebut.
"Berdasarkan Keputusan Panitia Seleksi Calon Hakim Konstitusi yang diajukan oleh Presiden Nomor: 06/PANSEL-MK/XII/2019 tanggal 4 Desember 2019," bunyi keputusan panitia seleksi dikutip dari situs Sekretariat Negara, Kamis (5/12).
Para calon yang dinyatakan lolos, diantaranya, Benediktus Hestu Cipto Handoyo (Dosen), Bernard L. Tanya (Dosen), Daniel Yusmic Pancastaki Foekh (Dosen), Ida Budhiati (anggota DKPP), Suparman Marzuki (Dosen/mantan Komisioner KY), Umbu Rauta (Dosen), Widodo Ekatjahjana (Dirjen Perundang-undangan Kemenkumham) dan Yudi Kristiana (Kepala Kejari Jakarta Timur/mantan jaksa di KPK).
Mereka yang dinyatakan lolos, sudah mengikuti seleksi administrasi dan tes tertulis. Setelah lolos dari tes tersebut, delapan orang diwajibkan mengikuti wawancara terbuka di Aula Gedung 3 Kementerian Sekretariat Negara serta tes kesehatan di RSPAD Gatot Soebroto. Tes tersebut digelar pada 11-12 Desember 2019.
Selain itu, panitia seleksi juga meminta masyarakat untuk memberikan masukan terkait para calon hakim MK tersebut. Informasi dari masyarakat bisa disampaikan langsung ke Sekretariat Panitia Seleksi di Kementerian Sekretariat Negara atau melalui email panselmk2019@Setneg.go.id.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
