
Gunung Merapi meletus menyemburkan kolomnya. (Relawan for Jawa Pos Radar Solo)
JawaPos.com - Gunung Merapi kembali meletus Minggu (17/11) pukul 10.46. Berdasar data dari Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Jogjakarta, letusan tercatat dengan amplitudo maksimal 70 mm dengan durasi 155 detik.
Kolom letusan setinggi 1.000 meter dengan angin bertiup ke barat. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Klaten pun langsung berkoordinasi dengan para relawan di desa-desa yang masuk kawasan rawan bencana (KRB) III.
Wilayah Klaten sampai kini tidak terkena dampak hujan abu. ”Hingga saat ini Klaten masih aman. Warga tetap beraktivitas seperti biasanya,” jelas Kepala BPBD Klaten Sip Anwar saat ditemui Jawa Pos Radar Solo di kantor BPBD Klaten Minggu (17/11).
Letusan kemarin lebih kecil daripada sebelumnya. Karena itu, tidak ada kekhawatiran berlebihan dari masyarakat. Aktivitas tetap berjalan seperti biasanya.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
