
Photo
JawaPos.com - Saat kondisi keamanan di Papua masih keadaan tidak kondusif, beredar kabar beberapa anggota DPR Papua malah pelesiran ke luar negeri. Hal ini sangat disesalkan oleh beberapa pihak. Karena seharusnya, mereka tinggal untu menyejukkan Papua.
Ketua DPR Papua, Yunus Wonda membenarkan agenda tersebut. “Ia ada sebagian anggota DPRP yang keluar negeri tapi ini hanya lima tahun sekali diakhir periode dan itu pun sudah disetujui Kemendagri jadi bukan keputusan sepihak,” beber Yunus seperti dilansir Ceposonline.com (Jawa Pos Group), Selasa (8/10).
Soal agenda disana Yunus menjawab ada pesan untuk bisa menemui mahasiswa yang sedang kuliah di luar untuk menyampaikan tetap fokus pada pendidikan dan jangan pulang sebelum selesai.
“Dalam rapat itu yang kami tekankan, sampaikan bahwa situasi berangsur pulih dan tetap bersekolah atau kuliah. Jangan gagal,” jelasnya. Ditanya soal negara tujuan, Yunus tak menjelaskan gamblang. “Kami sesuai undangan saja,” tangkisnya
Sementara itu, dua anggota DPRP mengaku tidak terlalu paham soal agenda ini. “Saya di Jayapura dan memang ada beberapa teman yang berangkat ke luar negeri cuma belum tahu agendanya apa. Kami malah tidak tahu persis soal itu,” kata Thomas Sondegau ST melalui ponselnya.
Ia menyebut dalam 5 tahun terakhir ia hanya memiliki agenda di Papua dan belum pernah keluar. “Ini yang kami juga bingung, ada acara apa disana (luar negeri) dan setahu saya setiap kembali itu tidak pernah dibahas lagi, apa hasil dari perjalanan tersebut dan apakah ada kaitannya dengan masyarakat Papua atau tidak,” bebernya.
Thomas menegaskan bahwa memang tidak pernah ada pembahasan soal pemberangkatan ini sehingga kesannya hanya anggota DPR tertentu saja. “Pikiran saya disaat situasi Papua seperti ini seharusnya semua stay di Jayapura. Mengamati perkembangan daerah, bukan justru keluar,” tambahnya.
Senada disampaikan Ketua Fraksi Gerindra DPRP, Radius Simbolon. Namun disini Radius juga tak begitu paham tentang agenda tersebut. “Wah saya juga dengar ada yang keluar negeri tapi saya gak mau terlalu ngurus yang gitu bro,” jawabnya. “Saya mending jaga gawang saja memantau situasi,” imbuhnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
