
dedy gusmawan (instagram semen padang fc)
JawaPos.com - Semen Padang FC terus memperkuat pasukan menjelang kick off Liga 1 2019. Salah satunya adalah dengan memperkokoh lini pertahanan. Pemain senior Dedi Gusmawan pun diangkut tim Kabau Sirah ke Padang.
Setelah menjalani trial selama sepekan, Dedi Gusmawan akhirnya resmi berseragam Semen Padang. Pemain berusia 33 tahun tersebut akan bersama Semen Padang selama satu tahun dengan opsi perpanjangan. Dia akan menjadi tandem Shukurali Pulatov di jantung pertahanan tim berjuluk Kabau Sirah tersebut.
Kedatangan Dedi ini merupakan bagian dari evaluasi tim pelatih setelah gagal lolos dari babak grup Piala Presiden. Dari tiga laga yang dilakoni, Semen Padang kebobolan enam gol. Catatan itu yang kemudian menjadi perhatian khusus bagi tim pelatih berserta manajemen.
”Kami mendatangkan Dedi karena butuh sosok berpengalaman. Sama seperti Hamka Hamzah di Arema FC. Kami harap mendatangkan Dedi Gusmawan bisa menjadi jawaban untuk solidnya lini pertahanan kami,” kata CEO Semen Padang Rinold Thamrin.
Memang, apabila dibandingkan dengan tiga bek tengah lokal yang dimiliki Semen Padang (Syaeful Anwar, Novrianto, dan Agung Prasetyo), jam terbang Dedi lebih oke. Pada 2015 lalu, pemain kelahiran Aceh tersebut menjadi pemain pertama Indonesia yang berkompetisi di Liga Myanmar bersama Zeyashwemye FC. Tak hanya itu, Dedi juga sempat menjadi bagian Timnas Indonesia pada 2016 lalu.
Bagi Dedi, bergabung dengan Semen Padang seperti pulang ke rumah. Setidaknya, dia tidak terlalu jauh dengan keluarganya yang berada di Medan. Apalagi dia sudah lama tidak membela tim asal Sumatera. Terakhir terjadi pada 2012 lalu saat dia membela PSPS Pekanbaru.
”Sebenarnya sudah dari 2009 lalu saya berkali-kali mendapat tawaran untuk gabung dengan Semen Padang. Ada lima kali tawaran kalau tidak salah. Dan alhamdulillah tahun ini bisa terealisasi,” ucap Dedi.
Di sisi lain, menjadi rekrutan teranyar bersama Jose Sardon, Dedi tidak merasakan kesulitan untuk beradaptasi dengan Kabau Sirah. Dedi Hartono dan Roni Rosadi menjadi pendukung bagi Dedi untuk cepat beradaptasi. Maklum ketiganya musim lalu membela tim yang sama, yakni Mitra Kukar.
”Jadi ada teman ngobrol waktu pertama datang ke sini. Mereka juga membantu saya tidak hanya adaptasi di lapangan. Tetapi juga lingkungan sekitar dan kuliner,” tutup Dedi.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Surat Satir Sony Sanjaya ke Kepala BGN Baru Bikin Heboh, Netizen: Nanik Deyang Cepu ya Pak?
Resmi Jadi Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Kirim Surat Satir ke Kepala BGN Baru: 'Terima Kasih Hadiah Indahnya'
Dikabarkan Deal! Persebaya Surabaya Gaet Lima Pemain Anyar, Empat Legiun Asing dan Satu Striker Lokal
