
Beraksi - Sejumlah petugas Polisi bersama Spiderman tengah membagikan Maklumat Kapolri serta melakukan aksi sosialisasi protokol kesehatan serta budaya 3M (memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak) di kawasan Manahan, Rabu (30/9). Kegiatan ini dila
JawaPos.com - Lembaga Kajian Strategis Kepolisian Indonesia (Lemkapi) merilis hasil survei terhadap kinerja Polri tahun 2020. Hasilnya, kepuasan publik terhadap pelayanan Polri cukup tinggi, yakni 82,9 persen.
"Hasil penelitian kami menyebutkan, pelayanan Polri terus semakin baik. Kehadiran polisi pada masa pandemi banyak dirasakan masyarakat," Kata Direktur Eksekutif Lemkapi ) Edi Hasibuan di Jakarta, Sabtu (19/12).
Diketahui, survei digelar pada periode 1-15 Desember 2020. Survei ini melibatkan 750 responden. Survei dilaksanakan melalui wawancara telepon dengan margin of error 4,2 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen.
Edi mengatakan, tingginya tingkat kepuasan kepada Polri disebabkan berbagai alasan. Seperti kehadiran Polri dan TNI dirasakan oleh masyarakat selama pandemi Covid-19.
Melalui bakti sosial yang digelar di sejumlah wilayah dianggap turut meringankan beban masyarakat. Pasalnya banyak warga yang kehilangan mata pencaharian selama pandemi. Imbasnya banyak yang mengalami kesulitan ekonomi.
Selain itu, adanya keterlibatan Polri sebagai petugas pemulasaran jenazah Covid-19 juga turut memantik simpati publik. Kemudian, publik melihat sinergi antara Kapolri dan Panglima TNI berjalan baik.
Kedua pucuk pimpinan ini dianggap memberikan contoh yang baik bagi jajaran TNI-Polri di tingkat bawah. Sehingga segala jenis perselisihan aparat bisa ditekan.
"Kami melihat, sinergitas polri dan tni selama ini membuat masyarakat nyaman," jelas Edi.
Baca juga: 82,6 Persen Publik Puas Terhadap Kinerja Polri Atasi Pandemi Covid-19
Selain itu, Lemkapi juga menemukan opini publik jika Polri telah meningkat dalam aspek penagakkan hukum, pelayanan lalu lintas, dan pelayanan publik lainnya. Oleh karena itu tingkat kepuasan publik terhadap Polri menjadi tinggi.
Kendati demikian, dalam survei ini juga ditemukan 10,6 persen responden yang merasa tidak puas dengan pelayanan Polri. Kelompok ini menilai masih ada diskriminasi dalam pelayanan yang diberikan Polri.
"Kemudian, dalam penelitian ini, tercatat ada 6,5 persen responden tidak memberikan pendapat," pungkas Edi.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=SQ-2d6NSykk

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
