
Inisiator Gerakan 2019 Ganti Presiden, Mardani Ali Sera. Mardani belum bisa memastikan apakan gerakan yang dibuatnya bakal diubah. Hal itu menyusul banyaknya aksi penghadangan di sejumlah daerah.
JawaPos.com - Gerakan 2019 Ganti Presiden kembali menuai pro kontra seiring adanya perseturuan di sejumlah daerah Indonesia. Tak jarang pula pihak yang meminta nama gerakan itu diubah menjadi 2019 Prabowo Sandi. Hal itu ditujukkan untuk mendinginkan tensi politik.
Menanggapi hal itu, insiator Gerakan 2019 Ganti Presiden, Mardani Ali Sera memastikan gerakan itu belum akan berubah nama. Pasalnya, dirinya melihat gerakan yang dipimpinnya itu merupakan bentuk gerakan sosial, bukan gerakan partai politik.
"Ini perkumpulan, nah tiap golongan beda-beda. Tidak semua yang disini (gerakan 2019 ganti presiden) itu dukung Prabowo. Ada dukung Habib Rizieq ada dukung Ustad Somad," kata Mardani saat ditemui di Gedung DPR RI, Jakarta, Selasa (28/8).
Karena itu, kata Mardani, saat ini pihaknya hanya membutuhkan waktu untuk melakukan konsolidasi dengan para simpatisan Gerakan 2019 Ganti Presiden. Sehingga nantinya dapat sepakat menetapkan ihwal siapa calon yang didukung pada perhelatan lima tahunan itu.
"Beberapa teman-teman belum yakin contohnya masih ada ijtima ulama II, makanya biar aja, prosesnya tinggal sebentar kok. Orang itu enggak kaya lemari, kalau lemari digeser diem, kalo orang disenggol marah. Jadi kita pelan-pelan," ucapnya.
Di sisi lain, Mardani pun mengaku justru ada kelebihan tersendiri dari Gerakan 2019 Ganti Presiden. Misalnya saja peningkatan partisipasi masyarakat terhadap politik, yang semula apatis menjadi lebih peduli.
"Masyarakat yang tadinya apolitis sekarang ada engagement, ada partisipasi. Mau beli kaos mau urunan. Ini yang mahal gitu. Maka kami mengimbau, biarkan deklarasi berjalan, jaga kalau perlu yang datang tiga ratus yang jaga tiga ribu enggak kenapa. Catat saja kalau ada catatan yang buruk," pungkasnya.

Sudah Terima Kompensasi Rp 5 Juta, Pengontrak di Surabaya Diberi Waktu 1 Bulan untuk Pindah
Prediksi Skor Prancis vs Maroko di Perempat Final Piala Dunia 2026: Deja Vu atau Pembuktian Singa Atlas
Prediksi Bursa Taruhan Prancis vs Maroko di Piala Dunia 2026: Singa Atlas Bisa Paksa Les Blues Main Lebih dari 90 Menit
Prediksi Skor Portugal vs Spanyol: Pasar Taruhan Dunia Jagokan La Furia Roja, Ronaldo Siap Balas Rekor Buruk
Prediksi Skor Argentina vs Mesir di Piala Dunia 2026: Lionel Messi vs Mohamed Salah, Albiceleste Diunggulkan ke Perempat Final
Dijanjikan Gaji Rp 1,4 Juta Hanya Cair Rp 76 Ribu, Kopdes Merah Putih di Bojonegoro Pilih Tutup
Prediksi Swiss vs Kolombia di 16 Besar Piala Dunia 2026: Sesumbar De Nati Andalkan Manzambi
Prediksi Bursa Taruhan Spanyol vs Belgia di Piala Dunia 2026: La Roja Dijagokan Melaju ke Semifinal
Prediksi Skor Amerika Serikat vs Belgia: Bursa Taruhan Dunia Ramalkan Imbang, Red Devils Unggul Head to Head
Prediksi Skor Argentina vs Mesir di 16 Besar Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Lionel Messi atau Mohamed Salah
