
Wadir Narkoba Polda Kalbar, AKBP Hartono
JawaPos.com - Penangkapan terhadap AKBP Hartono di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) Tangerang, harus dibayar mahal. Pamen yang sebelumnya merupakan Wakil Direktur Narkoba Polda Kalimantan Barat (Kalbar) itu harus menanggalkan jabatannya. Dia dicopot langsung oleh institusi Bhayangkara.
Pencopotan AKBP Hartono itu sudah tertuang dalam surat telegram (TR) Kapolri tertanggal 28 Juli 2018. Dalam TR tersebut, AKBP Hartono dicopot dari jabatannya dan dimutasikan sebagai Pamen Yanma Polri dalam rangka pemeriksaan.
Kabid Humas Polda Kalbar Kombes Nanang Purnomo belum dapat berkomentar soal pencopotan jabatan AKBP Hartono. Dia hanya bisa membenarkan penangkapan pamen dua melati itu setelah membaca berita di sejumlah media daring.
"Saya belum bisa memberikan keterangan apa-apa," ungkap Nanang Purnomo sebagaimana dilansir dikutip dari Rakyat Kalbar (Jawa Pos Group), Senin (30/7).
Terpisah, Kapolres Bandara Soekarno-Hatta AKBP Victor Togi Tambunan menerangkan, penangkapan terhadap Hartono ketika dia baru saja mendarat setelah menumpangi pesawat Lion Air JT-722. Pesawat itu terbang dari Bandara Juanda ke Soekarno-Hatta.
Pamen dua melati itu diamankan saat berada di Terminal 1A Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Sabtu (28/7). "Yang bersangkutan dari Surabaya dan akan menuju ke Kendari, tapi pesawatnya transit dulu di Jakarta,” jelasnya, Minggu (29/7).
Namun, sesaat setelah mendarat di Bandara Soekarno-Hatta, persisnya saat melalui pemeriksaan di Security Check Point (SCP) 2 Terminal 1A, petugas Avsec menemukan 1 bungkus plastik kecil yang berisikan serbuk putih yang diduga narkoba jenis sabu-sabu yang tersimpan di saku celana belakang.
"Karena itu, petugas Avsec langsung menyerahkan yang bersangkutan berikut barang buktinya ke Polres Bandar Soekarno-Hatta. Dan saat ini kasus tersebut sedang didalami Paminal Mabes Polri,” terangnya.
Senada, Branch Communication Manager Bandara Soetta, Haerul Anwar mengonfirmasi bahwa AKBP Hartono ketahuan membawa barang haram itu. "Oknum perwira polisi tersebut ditangkap karena kedapatan membawa barang terlarang yang diduga sabu-sabu seberat 23,8 gram di Terminal 1A Bandara Soekarno Hatta pada Sabtu (28/7),” tegas Haerul.

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
